Dahulu kala, di sebuah kota kecil bernama Little Odessa di pinggiran New York, hidup seorang pemuda bernama Yuri Orlov. Ia bukan pangeran dari negeri dongeng, melainkan anak imigran dari Ukraina yang dingin dan keras—negeri yang dulu bernama Uni Soviet. Orang tuanya pura-pura jadi penganut Yahudi hanya supaya bisa lolos ke Amerika, mencari kehidupan yang lebih …
Penulis: Kang Ridwan
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat datang kembali di blog Kang Ridwan! Akang-Teteh sekalian, saat ini kita sering hanya bisa meratapi sisa-sisa kejayaan peradaban Islam masa lalu. Dari Andalusia yang hilang, Baghdad yang pernah jadi pusat ilmu pengetahuan, hingga kekhalifahan yang membentang luas—kita seolah hidup di atas puing-puing gemilang tanpa mampu membanggakan pencapaian baru di era sekarang. …
Matahari yang Marah ke Gua: Rahasia Jepang yang Bikin Guru SD Bilang “Mereka Sembah Matahari
Jadi teringat masa SD: suatu hari di kelas SD, guru lagi semangat ngejelasin berbagai budaya dan agama dunia. Tiba-tiba dia bilang, “Anak-anak, bersyukurlah kita yang tinggal di Indonesia ini kita diajarkan untuk menyembah tuhan yang benar. Soalnya di Jepang, banyak orang yang menyembah matahari loh! Coba kalian pikir, kenapa mereka gak nyembah langsung saja pada …
Dari Prosa ke Gemini Voice: Kisah Naik Turun TTS Bahasa Indonesia (2024–2026)
Malam Ketika Saya Sadar Sebuah Era Sudah Berakhir Kemarin malam saya iseng melakukan sesuatu yang sudah lama tidak saya lakukan. Saya mencoba login lagi ke akun Prosa TTS. Entah kenapa tiba-tiba teringat saja. Mungkin karena beberapa hari terakhir komunitas TTS sedang ramai membicarakan perubahan kebijakan Google soal Gemini. Saya pikir Prosa masih ada. Paling tidak …
Dosa Orde Baru: Benang Merah Freeport, CIA, dan Operasi Penumpasan PKI
Ada sebuah gunung emas raksasa di tengah hutan Papua yang liar. Gunung itu bukan cuma kaya tembaga dan emas—dia bisa bikin satu perusahaan tambang balik modal dalam hitungan tahun. Tapi untuk menguasainya, harus ada “pengorbanan”. Dan pengorbanan itu ternyata berupa darah jutaan orang Indonesia. Cerita ini dimulai dari sebuah laporan geologi tahun 1936. Geolog Belanda …
Baju Koko: Dari Akar Tionghoa hingga Ikon Muslim Indonesia, dan Viralnya Versi “Black Panther”
Baju koko bukan sekadar pakaian sehari-hari atau busana Lebaran. Ia adalah cerita panjang tentang perpaduan budaya, adaptasi, dan identitas. Di Indonesia, baju ini identik dengan pria Muslim: longgar, sopan, berkerah kecil atau tegak, kancing depan, sering dipadukan sarung dan peci untuk sholat Jumat, tarawih, atau silaturahmi Idul Fitri. Tapi tahukah kamu, asal-usulnya jauh dari tradisi …
Garam Ruqyah dan Logika “Struktur” Hidup: Antara Ikhtiar, Doa, atau Sekadar Plasebo?
Pernah nggak Akang atau Teteh lagi asyik scrolling di marketplace atau media sosial, lalu nemu iklan garam yang katanya “Sakti Mandraguna”? Klaimnya nggak main-main: bisa buat mandi biar kulit glowing, melancarkan rezeki yang seret karena ‘ain, sampai urusan narik jodoh dan benteng gaib dari serangan santet. Harganya? Murah meriah, cuma belasan ribu per kilo. Sebagai …
Segitiga Bermuda dan Teknologi Dorphall: Mesin Kuno yang Diduga Membuka Wormhole di Laut Atlantik
Di antara Miami, Bermuda, dan Puerto Rico terdapat wilayah laut yang selama puluhan tahun menjadi bahan perdebatan ilmuwan, peneliti misteri, dan pemburu legenda. Tempat itu dikenal sebagai Segitiga Bermuda—sebuah area di Samudra Atlantik yang dikaitkan dengan hilangnya puluhan kapal dan pesawat secara misterius. Sebagian orang menjelaskan fenomena ini dengan badai, arus laut kuat, atau kesalahan …
Dari “APBD FC” hingga Ancaman Degradasi: Pelajaran Pilu Sriwijaya FC untuk Persija Jakarta
Di tengah hiruk-pikuk BRI Super League 2025/2026, Persija Jakarta kembali jadi sorotan karena julukan sinis “APBD FC” yang melekat erat. Label ini muncul setelah klub Macan Kemayoran menjalin kerjasama sponsorship dengan empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta: Bank Jakarta, PAM Jaya, MRT Jakarta, dan TransJakarta. Logo-logo mereka terpampang di jersey, dan netizen—terutama rival …
Syekh Amin al-Husaini: Mufti Palestina yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia Sebelum Proklamasi
Masih sering terdengar klaim bahwa “Palestina negara pertama mengakui kemerdekaan Indonesia”. Secara ketat, itu bukan pengakuan negara berdaulat karena Palestina saat itu (1944-1945) masih wilayah Mandat Inggris, bukan negara independen. Namun, peran Syekh Muhammad Amin al-Husaini (juga ditulis Amin al-Husseini), Grand Mufti Yerusalem dan tokoh nasionalis Arab Palestina, memang luar biasa signifikan. Ia memberikan dukungan …









