Home  /  Renungan  / Bumi Kita Sudah berapa kali kiamat ya? 

Bumi Kita Sudah berapa kali kiamat ya? 


Bumi Kita Sudah berapa kali kiamat ya? 

Konon bumi kita sudah mengalami beberapa kali kiamat. Bukankah kiamat adalah rahasia Tuhan? Jika yang dimaksud kiamat besar berupa kehancuran seluruh semesta, itu memang rahasia Sang Pencipta. Tapi bukankah kiamat kecil sudah beberapa kali terjadi? Saat orang meninggal dunia, pada hakekatnya dia sudah mengalami kiamat kecil bagi dirinya?

Saat bumi ditumbuk meteor pada tahun 117 Origom yang lalu, yang dongengnya sih sampai memusnahkan kehidupan dinosaurus beserta manusia Brodella penggembalanya, itu adalah kiamat besar planet bumi, tentu saja kiamat kecil dari bagian galaxi Bima Sakti. Ngomong-ngomong, Origom itu satuan waktu yang lebih besar dari tahun. Saat ini kita berada di tahun 435 Origom. 1 Origom sekitar lima ribu tahun. dari 434 Origom ke 435 Origom membutuhkan waktu 5.125 tahun 236 hari. Semakin ke masa depan, jumlah tahun waktu Origom selalu bertambah, hal ini sesuai dengan teori ekspansi kosmos yang menyatakan bahwa jagat raya selalu bertambah luas dari waktu ke waktu. Jika dihitung dengan mengambil rata-rata 1 Origom sama dengan 5000 tahun, peristiwa ini terjadi pada masa 318 Origom yang lalu, atau setara dengan hampir 1,6 Milyar tahun yang lalu. Tapi menurut data di Google sih, peristiwa ini terjadi 200 juta tahun yang lalu. Jadi dongeng mana yang lebih benar? Ya wallahu alam sih. Kalaupun dongeng saya ini salah, toch saya bukan ahli sejarah, dan tidak sedang dinilai oleh guru maupun dosen sejarah. Jadi gak bakal ngaruh ke IPK saya ya, he he….

Tumbukan meteor yang berupa matahari kecil, yang dongengnya sih bernama Makhra, memusnahkan seluruh permukaan bumi. Saking dahsyatnya ledakan tersebut, air laut pun terurai menjadi unsur hidrogen dan oksigen. Bisa dibayangkan betapa panasnya efek terbakar planet bumi oleh unsur hidrogen tersebut. Makhra tersebut jatuh di Jazirah Arab, yang sekarang menjadi kota Mekah di Saudi Arabia. Batu meteor sebesar gunung tersebut berada di bawah kota Mekah. Adapun Hajar Aswad yang saat ini berada di dekat Ka’bah, itu adalah kumpulan pecahan-pecahan batu meteor Makhra tersebut yang sudah disatukan dengan resin. Demikianlah sekilas dongeng.

Kiamat juga terjadi saat terjadinya banjir bandang alam semesta di jaman Nabi Nuh yang menenggelamkan 3/4 planet bumi hingga memusnahkan sebagian besar peradaban. Apakah ini kiamat besar atau kecil? Tergantung dilihat dari sudut pandang mana.

Beberapa pemberitaan di internet mengatakan bahwa bumi kita ini sudah mengalami 6 (enam) kali kiamat. Itu baru prediksi dari “para ahli”, sudah berapa kali kiamat terjadi sebenarnya? Wallahu alam ya…

Comments

comments

Related Post


Degradasi Hakikat Idul Adha
Degradasi Hakikat Idul Adha

Saya mendapatkan broadcast di group WhatsApp, judulnya "BAHAYA MEME IDUL…

Ternyata Jin tidak takut bacaan Al Qur’an
Ternyata Jin tidak takut bacaan Al Qur’an

APAKAH JIN TAKUT BACAAN AL QUR'AN ?   Katakanlah (hai…

Marhaban Yaa Ramadhan
Marhaban Yaa Ramadhan

Ramadhan bukan soal menang kalah tapi tentang pengendalian diri. Menang…

Kisah Rasulullah dan Pengemis Yahudi Buta
Kisah Rasulullah dan Pengemis Yahudi Buta

Di sudut pasar Madinah Al Munawarah, ada seorang Yahudi yang…





Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *