Bhallamin – Sebuah Dongeng Tentang Raja Besar Atlantis

Bhallamin – Sebuah Dongeng Tentang Raja Besar Atlantis

Sebelum saya bercerita lebih lanjut, saya disclaimer dulu ya. Apa yang saya ceritakan di sini cuma dongeng. Tidak ada bukti sejarah yang secara meyakinkan dan disepakati para pencatat sejarah tentang kebenaran dari dongeng yang saya ceritakan di bawah ini. Jadi teman-teman pembaca gak usah terlalu berpolemik, lha wong sama-sama belum pernah menyaksikan sendiri keberanannya, he he..

***

Teman-teman tentu sering mendengar istilah Atlantis. Istilah Atlantis juga muncul di DCU dalam kisah Aquaman yang merupakan turunan manusia biasa dan manusia Atlantis. Ya, Aquaman dalam cerita fiksi DC Comics dianggap sebagai turunan Atlantis. Dalam cerita tersebut, Aquaman diceritakan sebagai seorang penguasa laut yang memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan makhluk laut dan mengendalikan kekuatan laut. Ia juga memiliki kekuatan fisik yang luar biasa dan mampu berenang dengan kecepatan tinggi. Menurut cerita, Aquaman adalah putra dari Tom Curry, seorang manusia, dan Atlanna, seorang putri dari Atlantis. Oleh karena itu, Aquaman dianggap sebagai turunan Atlantis dan memiliki hubungan darah dengan bangsa Atlantis.

***

Istilah Atlantis juga muncul di kisah Plato. Plato, seorang filsuf Yunani kuno, pertama kali menyebutkan istilah Atlantis dalam dua karyanya yang terkenal, yaitu “Timaeus” dan “Critias”. Kedua karya tersebut ditulis pada sekitar tahun 360 SM. Dalam karya-karyanya tersebut, Plato menggambarkan Atlantis sebagai sebuah pulau yang besar dan makmur yang terletak di luar Selat Gibraltar, di sebelah barat daya Eropa dan Afrika. Menurut cerita yang diceritakan oleh Plato, Atlantis adalah sebuah peradaban yang maju dan kuat, namun akhirnya hancur karena keangkuhan dan kesombongan penduduknya. Meskipun cerita tentang Atlantis tidak dapat dipastikan kebenarannya, namun kisah ini telah menjadi legenda dan inspirasi bagi banyak orang selama berabad-abad. 

Danny Hilman Natawidjaya juga menyebutkan dalam bukunya, Plato tidak bohong Atlantis ada di Indonesia. Danny Hilman Natawidjaja adalah seorang geolog dan peneliti Indonesia yang terkenal karena penelitiannya tentang situs Megalitikum Gunung Padang di Jawa Barat. Terkait dengan Plato, Danny Hilman Natawidjaja pernah menyatakan bahwa teori Atlantis yang dijelaskan oleh Plato mungkin saja terinspirasi oleh peradaban kuno yang pernah ada di Indonesia. Menurut Danny, Gunung Padang dapat menjadi bukti bahwa peradaban kuno yang sangat maju pernah ada di Indonesia, dan mungkin saja peradaban ini menjadi inspirasi bagi cerita Atlantis yang diceritakan oleh Plato. Namun, pernyataan Danny ini masih kontroversial dan diperdebatkan oleh para ahli, dan tidak ada bukti yang kuat yang dapat membuktikan bahwa Atlantis benar-benar terletak di Indonesia atau di tempat lain.

Komunitas Lemurian Fandom sendiri berkeyakinan bahwa yang ada di Indonesia itu bukan Atlantis, melainkan Lemurian, sebuah peradaban yang jauh lebih canggih dari Atlantis. Menurut komunitas ini, negara Indonesia sekarang adalah sisa-sisa dari benua besar Lemurian, yang awalnya adalah seluas yang dibatasi oleh garis berwarna kuning pada gambar peta di bawah ini. Adapun Benua Atlantis sendiri sudah musnah, tenggelam seluruhnya pada saat terjadi perang besar antara Atlantis dan Lemurian.

***

Apa yang saya ceritakan di sini, anggap saja sebagai dongeng alternatif dari berbagai dongeng tentang Atlantis yang saya sebutkan di atas. mungkin terasa seperti science fiction, yang berkenaan dengan konsep manusia 2,5 % seperti yang saya bahasa pada artikel yang pernah saya tulis sebelumnya. 

BHALLAMIN berasal dari kata bala, yang artinya masalah atau troublemaker. Nama aslinya BHAL’AM. Dia adalah Raja ATLANTIS yang membenci LÉMURIAN. BHALLAMIN tidak pernah memperlihatkan wajah aslinya ketika mengemban misi, dia selalu menyamar menggunakan MINNARU, alat peniru DNA yang bisa mengubah pemakainya menjadi siapa saja. Meskipun demikian, dia sering digambarkan sebagai seorang tokoh antagonis berkepala gundul seperti Lex Luthor dalam dongeng Superman. Jika tokoh ini ada di dunia nyata, rasa-rasanya sih dia adalah Raja Elit Global. Karena dia selalu melakukan intervensi pada berbagai masalah apapun agar sesuai dengan kemauan pribadinya. By the way, Elit Global itu apa sih? Keberadaan Elit Global sendiri sudah mengundang kontroversi, ada yang percaya keberadaannya, banyak juga yang mengatakan Elit Global itu cuma Hoax.

Elit Global adalah istilah yang digunakan untuk menyebut sekelompok orang atau kelompok yang memiliki kekuasaan, kekayaan, atau pengaruh besar di dunia. Mereka bisa berasal dari berbagai bidang, seperti politik, bisnis, militer, media, agama, dll. Elit Global sering dikaitkan dengan konspirasi, hegemoni, atau agenda tersembunyi yang bertentangan dengan kepentingan umum.

Menurut web search results1, Elit Global yang dimaksud di sini adalah mereka yang berpedoman pada ajaran atau ideologi Illuminati yang berakar pada Secret Society. Mereka meyakini bahwa mereka adalah orang yang ditakdirkan untuk menjadi tuhan di dunia dan manusia lain adalah budak bagi mereka. Mereka juga bertanggung jawab atas berbagai krisis, kemiskinan, perang, dan kejahatan yang terjadi di dunia.

Namun, menurut hasil penelusuran data-data di internet, tidak semua Elit Global itu zalim atau jahat. Ada juga Elit Global yang berusaha melayani kepentingan publik atau mengatasi masalah-masalah global seperti kemiskinan, perubahan iklim, kesehatan, dll. Mereka bisa berasal dari berbagai latar belakang dan memiliki visi yang berbeda-beda tentang masa depan dunia.

Jadi, tidak ada definisi tunggal atau pasti tentang apa itu Elit Global. Ini tergantung pada sudut pandang dan perspektif masing-masing orang. Yang penting adalah kita harus kritis dan cerdas dalam memilah informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh propaganda atau hoax.

***

Jadi dongeng soal BHALLAMIN itu sendiri bagaimana? Kapan tokoh BHALLAMIN ini mulai muncul di muka bumi menurut “Lemurian Fandom”?

***

Alkisah, pada jaman dahulu kala, tahun 117 ORIGOM, sebuah meteor berbentuk matahari kecil menumbuk permukaan ARDH GRUMA. Peristiwa amat sangat dahsyat tersebut membuat ARDH GRUMA kiamat total, seluruh peradaban di atasnya musnah. Peristiwa itu pula yang memusnahkan binatang-binatang dinosaurus yang hidup di masa itu. Setelah itu ARDH GRUMA mengalami mati suri dan mengalami fase kosong selama 200 ORIGOM. 1 ORIGOM sendiri terdiri dari 5000 tahun lebih. Jadi 200 ORIGOM itu berarti sekitar 1 juta tahun Masehi. Lama juga masa kosong yang dialami ARDH GRUMA. Selama masa kosong tersebut, tidak ada kehidupan yang berlangsung di permukaan planet ini. Yang ada hanyalah koloni bangsa-bangsa yang hidup di bawah permukaan bumi, yang dikenal dengan sebutan Agartha itu.

200 ORIGOM kemudian, pada tahun 317 ORIGOM, ARDH GRUMA dihidupkan kembali dengan PROJECT GRANUMA. Untuk keperluan itu DHAMMA mengkloning bangsa LÉMURIAN dengan tingkat penguasaan energi 40% di Planet LÉMURIAN untuk kemudian ditugaskan ke ARDH GRUMMA, dan mengkloning dan menyebarkan ras-ras lain dengan tingkat penguasaan energi 2,5%-10%

Bangsa-bangsa yang 2.5%

  • ARBHINA, cikal bakal bangsa-bangsa yang tinggal di Jazirah Arab sekarang
  • INDARRINA, cikal bakal bangsa Indian di Benua Amerika
  • KHAINNA, cikal bakal bangsa China, Korea, dan Jepang sekarang
  • LAMBHEKA, saat ini sudah punah
  • BORIGINA, yang saat ini jadi bangsa Aborigin dan Maori di Australia dan Selandia Baru

Ada juga bangsa yang energinya cukup besar, yaitu NIRRANTEA, dengan penguasaan energi 30%. bangsa yang dikenal pintar memuat lampu dan sumber-sumber penerangan cahaya di manapun mereka tinggal. Ada dongeng tersendiri mengenai bangsa ini yang di kemudian hari, di masa sekarang ini, dikenal dengan nama Nini Anteh.

Ada juga ATHLANT 10% yang dipimpin oleh Bhallamin.

Tujuannya adalah bersama-sama melaksanakan PROJECT GRANUMA. Itulah awal mula timbulnya berbagai bangsa di planet bumi dengan kekhasan masing-masing, Project Granuma itu sendiri apa? Proyek Granuma adalah istilah untuk menyiapkan sebuah planet kosong untuk dihuni oleh manusia. Sebelum layak dihuni, disiapkankah segala sesuatunya, misalnya tanaman apa saja yang bisa tumbuh, biantang apa saja yang akan berkembang, ikan-ikan apa saja yang akan berkembang di laut, hasil bumi apa saja yang akan bisa dieksploitasi oleh para penduduknya di masa mendatang, dan lain sebagainya. Itu sebabnya kenapa bumi Nusantara ini kekayaan alam dan tanaman budi dayanya sangat berlimpah, karena di tempat inilah awal dari proyek Granuma ini berlangsung.

Bangsa LÉMURIAN 40% ini dalam memimpin para 2,5%, diinstruksikan agar tidak tidak terlalu sering memperlihatkan kemampuannya yang jauh di atas bangsa 2,5%. Dikhawatirkan akan dikultuskan, karena kemampuan 40% itu terlihat sangat super di mata manusia 2,5%.

Mereka, bangsa Lemurian 40% ini lalu meng-kloning manusia dengan tingkat penguasaan energi sebesar 10%. Selain itu, ras 10% ini dibekali teknologi nuklir sebagai bekal memimpin manusia dengan tingkat penguasaan energi 2,5% yang dikloning oleh ADHAMA. Salah satu manusia 10%  yang diklon ini adalah BHALLAMIN. Di kemudian hari, ras 10% ini merasa tidak puas dengan kebijakan-kebijakan para LÉMURIAN, yang mereka anggap terlalu ‘lunak’, sehingga memberontak dan mengasingkan diri ke daratan lain. Inilah awal cikal bakal berkembangnya bangsa ATLANTIS. Kata Atlantis sendiri diambil dari bahasa LÉMURIAN, yaitu ATHLANT, yang artinya pemberontak. Di daratan baru ini BHALLAMIN hadir sebagai anak muda.

BHALLAMIN tidak punya orang tua biologis. Dia lahir dari teknologi kloning bangsa Lermurian. Kalau kalian pernah nonton Serial Kyle XY, kira-kira begitulah kurang lebih gambarannya. Gak ngalamin masa bayi, tahu-tahu keluar dari mesin dalam kondisi udah dewasa aja. Awalnya dia didesain dengan dengan kemampuan 10%,  berkulit putih seperti orang-orang bule jaman sekarang. Bangsa Lemurian mengkloning BHALLAMIN dengan tujuan untuk membantu pengembangan awal peradaban manusia yang disiapkan untuk berkembang di planet bumi atau ARDH GRUMMA. Salah satunya adalah proyek GRANUMA, dengan tugas tapi untuk memakmurkan. Saat itu Bangsa Lemurian banyak mengkloning para manusia yang menjadi cikal bakal berbagai suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia. Selain meng-klon yang 10% itu. Bangsa LÉMURIAN 40% ini meng-kloning juga Bangsa Lemurian 2,5%. Bangsa LEMURIAN 2,5% inilah yang konon menjadi nenek-moyang Bangsa Indonesia sekarang.

BHALLAMIN adalah Raja ATHLANT ketiga, setelah mengkudeta raja sebelumnya, karena raja-raja itu masih ‘menghormati’ para LÉMURIAN. Kalau begitu, raja pertama dan keduanya siapa dong? Soal itu saya belum tahu ya, jadi jangan tanyakan ke saya, he he..

Di balik kesuksesan seorang pria, ada seorang wanita berpengaruh di belakangnya. Ini adalah dongeng yang selalu berulang dari masa ke masa. BHALLAMIN mungkin mengalami masalah ini jauh-jauh hari sebelum tokoh-tokoh lain yang tercatat dalam sejarah peradaban manusia. Awalnya, BHAL’AM pun adalah seorang tokoh yang baik hati yang menjalani rutinitas hidupnya membantu Bangsa LEMURIAN membangun peradaban di ARDH GRUMA.

Hingga suatu hari, BHALLAMIN jatuh cinta kepada ETNAM, seorang perempuan 2,5% yang sangat cantik di mata BHALLAMIN. Saat itu BHALLAMIN belum botak, dan memang BHALLAMIN juga sangat ganteng untuk ukuran manusia pada umumnya.

Meskipun ETNAM berasal dari bangsa Lemurian itu sendiri, ternyata mempunyai kecemburuan pada Bangsa LEMURIAN 40%. Ia merasa tidak mau diatur-atur dan dikendalikan oleh Bangsa tersebut. Padahal LEMURIAN tidak mempunyai pamrih apa pun dalam memakmurkan umat. Tapi tetap saja ada pihak yang tidak suka.

Mulailah ETNAM menghasut BHALLAMIN agar lepas dari Bangsa LEMURIA. “Kang Bala, cik atuh lah. Kenapa sih kita urut-nurut amat sama mereka? Kita khan punya hak untuk bebas mengatur diri kita sendiri.” begitu mungkin kira-kira omongan Etnam pada suaminya.

Awalnya BHALLAMIN tidak mau, tetapi lama kelamaan dengan bujuk rayu akhirnya kalah juga. ETNAM juga mempengaruhi ATHLAN yang lain. Setelah mengumpulkan yang sepaham, hampir setengah dari kaum ATHLANT yang berjumlah total 3.685 orang,yang berarti yang ikut BHALLAMIN berjumlah 1.842 orang dan sisanya kembali bergabung dengan para LEMURIA.

Dia mengajak pengikutnya untuk tinggal di satu pulau di tengah samudra yang dia namai sendiri samudra ATHLANT, dan benuanya dinamai ATHLAN juga, yang artinya bangsa yang banyak tapi dinamis. BHALLAMIN dan Bangsa ATHLANT pindah ke benua yang relatif kosong, di mana saat itu sebagian penghuninya adalah bangsa RHAMA. Bangsa RHAMA adalah nenek moyang bangsa India sekarang.

Bangsa LEMURIA mengetahui ini, tapi tidak bertindak apapun, karena mereka menghargai pilihan hidup pribadi. Apalagi ini ribuan orang. Maka LEMURIAN tidak mengganggunya. Hasutan ETNAM terus dikobarkan hingga BHALLAMIN benar-benar berubah total. Keturunan dari ETNAM dan BHALLAMIN ada enam (nanti ada ceritanya tersendiri).

ETNAM mati karena percobaan BHALLAMIN ketika menembakkan rudal nuklir secara diam-diam ke Benua LEMURIA. Secara otomatis, teknologi bangsa Lemurian bernama HYROPHA membalikkan serangan rudal tersebut ke arah penyerangnya, tepat ke arah pesanggrahan ETNAM yang waktu itu sedang dilayani oleh pelayannya dan terpisah dari BHALLAMIN. ETNAM beserta para pelayannya tewas seketika. Sejak itu BHALLAMIN sangat marah dan semakin mendendam pada LEMURIAN. Padahal LEMURIAN sendiri tidak merasa dan tidak mengerti kenapa ada serangan kecil tersebut, lalu tidak memikirkan lebih lanjut. BHALLAMIN makin marah dan dendam karena merasa LEMURIAN benar-benar cuek tidak ada perhatian sama sekali pada istrinya yang mati secara mengenaskan, meskipun sebetulnya itu adalah kesalahan dia, tapi dia tidak mau disalahkan. Akhirnya dia mengambinghitamkan LEMURIAN atas kematian istrinya, dan digunakan pula untuk menghasud Bangsa ATHLANT agar semuanya memusuhi LEMURIAN.

Bangsa Yunani bukan keturunan ATHLANT. Bangsa ATHLANT sendiri sudah musnah,  Bangsa ATHLANT yang masih ada dari jaman dulu hanya tinggal BHALLAMIN saja, yang lainnya sudah meninggal dunia, karena tidak tega dengan cara mempertahankan hidup seperti yang dilakukan BHALLAMIN, yaitu mengkonsumsi otak bayi setahun sekali. Dengan bantuan berbagai teknologi, BHALLAMIN bisa meningkatkan kemampuan penguasaan energinya hingga 12%. Dengan cara hidupnya seperti ini, dia diperkirakan masih bias bertahan 5000 hingga 10.000 tahun lagi ke depan.

BHALLAMIN merupakan tokoh sentral dalam usaha penghancuran LEMURIAN. BHALLAMIN menjalankan misi yang sangat rahasia untuk menghancurkan bangsa LEMURIAN. Ia menyaru sebagai bangsa KRAIRON menggunakan teknologi MINNARU yang mampu mengubah wujud menjadi apapun sesuai dengan  memori yang ada di dalam MINNARU, sebuah alat penyamar yang sangat canggih karena mampu membuat molekular sel si pemakainya menjadi berubah sesuai apa yang dikehendaki. Alat ini dapat meniru makhluk apapun sesuai memori yang ada di dalam alat tersebut, benda hidup maupun benda mati. Dari sinilah, kata “meniru” berasal.

Dari istilah MINNARU ini, lahirlah sistem pendidikan yang bernama MINNARA.

MINNARA adalah sistem pendidikan Bangsa ATHLANTIS yang membolak-balikan pola pikir manusia. Secara sunnatullah, pikiran manusia bergerak dari kanan ke kiri, namun oléh pola MINNARA ini dibalik menjadi dari kiri ke kanan, sehingga terjadi kekacauan. Dengan kekacauan tersebut, maka manusia mudah dikuasai oléh Bangsa ATHLANTIS. Otak manusia diberi pengetahuan yang banyak, tetapi sedikit demi sedikit, sehingga terjadi penumpukan pengetahuan yang tidak berguna. Akibatnya, manusia tidak bisa berpikir dengan baik dan hanya punya dorongan yang kuat untuk menjadi buruh atau pekerja. Pola inipun mengajarkan untuk mengubah targét pendidikan menjadi hanya sekedar nilai berupa angka dan penghargaan berupa benda atau piagam sebagai sesuatu kebanggaan. MINNARA pula mengajarkan tentang targét-targét hidup berupa impian-impian. MINNARA pun mengajarkan untuk selalu mencuri ilmu dan menconték hasil orang lain dengan istilah “réferénsi”.

***

Comments

comments

Tinggalkan Balasan