Ketika Iman, Tradisi, dan Pasar Bertabrakan: Sudahkah Kita Berpikir Ulang?

Ketika Iman, Tradisi, dan Pasar Bertabrakan: Sudahkah Kita Berpikir Ulang?

Bayangkan ini: orang rela menjual sawah, rumah, bahkan hidup dalam cicilan puluhan tahun—demi sebuah perjalanan yang katanya “suci”. Tapi di saat yang sama, korupsi, suap, dan manipulasi kekuasaan justru dianggap biasa saja. Aneh, kan? Pertanyaannya bukan lagi soal iman—tapi soal apa yang sebenarnya kita percayai tanpa pernah kita pertanyakan. Antara Tradisi dan Relevansi Dulu, menghafal …

Mengapa Beckham Putra Selalu Dibully? Di Balik Rivalitas, Emosi, dan Mental Baja

Mengapa Beckham Putra Selalu Dibully? Di Balik Rivalitas, Emosi, dan Mental Baja

Pernah nggak sih kamu bertanya, kenapa seorang pemain muda seperti Beckham Putra bisa jadi sasaran hujatan begitu masif? Padahal, kalau dilihat secara objektif, performanya nggak buruk-buruk amat. Bahkan di beberapa momen, dia justru jadi pembeda di lapangan. Tapi anehnya, setiap dipanggil ke Timnas, namanya hampir selalu jadi target serangan netizen. Ini bukan kebetulan. Ada pola. …

Dari Prosa ke Gemini Voice: Kisah Naik Turun TTS Bahasa Indonesia (2024–2026)

Dari Prosa ke Gemini Voice: Kisah Naik Turun TTS Bahasa Indonesia (2024–2026)

Malam Ketika Saya Sadar Sebuah Era Sudah Berakhir Kemarin malam saya iseng melakukan sesuatu yang sudah lama tidak saya lakukan. Saya mencoba login lagi ke akun Prosa TTS. Entah kenapa tiba-tiba teringat saja. Mungkin karena beberapa hari terakhir komunitas TTS sedang ramai membicarakan perubahan kebijakan Google soal Gemini. Saya pikir Prosa masih ada. Paling tidak …

Dari Photoshop ke PowerPoint, Canva, hingga AI: Evolusi Cara Saya Membuat Konten

Dari Photoshop ke PowerPoint, Canva, hingga AI: Evolusi Cara Saya Membuat Konten

Perjalanan saya dalam membuat konten ternyata bukan sekadar soal ganti aplikasi. Ia adalah perjalanan cara berpikir. Sebelum mengenal PowerPoint sebagai alat utama, saya cukup lama menggunakan Photoshop dan CorelDRAW. Dua software itu sangat powerful. Fitur desainnya lengkap, kontrol visualnya detail, dan hasilnya tentu bisa sangat profesional. Namun ada satu masalah: berat dan memakan waktu. Untuk …

Logika yang Hilang di PSSI: Dari Shin Tae-yong ke Kluivert, dari Harapan ke Kecurigaan

Logika yang Hilang di PSSI: Dari Shin Tae-yong ke Kluivert, dari Harapan ke Kecurigaan

Tulisan ini hanya untuk mereka yang punya logika. Bagi yang tidak punya logika, silakan skip saja.Benarkah PSSI dikuasai oleh mafia sepak bola? Lebih spesifik lagi, benarkah Erick Thohir, Arya Sinulingga, Patrick Kluivert, dan kawan-kawannya dikuasai mafia sepak bola? Benarkah tersisihnya Indonesia dari Piala Dunia 2026 terjadi karena para pengambil keputusan di PSSI dibayar oleh para …

Copyright © 2026 Belajar... Tumbuh... Berbagi