Apa itu Substack? Pelajari cara kerja Substack, kelebihan dibanding WordPress, monetisasi newsletter, serta strategi membangun audiens global dari pengalaman blogger sejak 2016.
Kategori: Opini
Dari Prosa ke Gemini Voice: Kisah Naik Turun TTS Bahasa Indonesia (2024–2026)
Malam Ketika Saya Sadar Sebuah Era Sudah Berakhir Kemarin malam saya iseng melakukan sesuatu yang sudah lama tidak saya lakukan. Saya mencoba login lagi ke akun Prosa TTS. Entah kenapa tiba-tiba teringat saja. Mungkin karena beberapa hari terakhir komunitas TTS sedang ramai membicarakan perubahan kebijakan Google soal Gemini. Saya pikir Prosa masih ada. Paling tidak …
Cara Asik Jago Bahasa Inggris: Sulap Browser Jadi Guru Privat Pakai Immersive Reader & Mode Baca
Pendahuluan: Kenapa Baca di Internet Bikin Pusing? Zaman sekarang, tantangan belajar bahasa Inggris itu bukan karena kurang materi, tapi justru karena kebanyakan gangguan. Pas kita buka situs berita luar negeri, eh malah keganggu sama iklan kelap-kelip, video yang nyala sendiri, atau desain web yang berantakan. Ini bikin otak kita capek duluan sebelum sempat paham isinya. …
Kenapa Generasi 80-90an Susah “Nandukin” Bahasa Inggris? Dan Gimana Cara Kita Balas Dendam Sekarang
Pernah nggak sih kepikiran, kenapa kita yang lahir di tahun 80 atau 90-an rasanya susah banget mau jago bahasa Inggris? Padahal, kita sudah diajarin subjek ini dari SD sampai kuliah. Belasan tahun, lho! Jawabannya bukan karena kita kurang pintar atau nggak serius belajar. Masalahnya jauh lebih sistemik dari itu. Tapi kabar baiknya, justru dari “penderitaan” …
SKANDAL AYAM IMPOR DAN MISI 20 TRILIUN: Mengapa Danantara Turun ke Kandang, dan Kenapa Ini Bukan Bisnis Receh
Setiap hari kita makan ayam. Ayam geprek, ayam goreng, soto ayam, opor, sate taichan. Rasanya sederhana: murah, mudah dicari, dan terasa “lokal”. Namun justru karena terasa paling dekat dengan rakyat, banyak orang lupa bahwa ayam bukan sekadar urusan dapur. Ayam adalah industri besar—dan yang lebih penting: ayam adalah salah satu pilar ketahanan pangan protein termurah …
Blogging Masih Cerah di 2026? Ini Jawaban Jujur Seorang Blogger yang Akhirnya Belajar Bikin Video
Beberapa waktu terakhir aku sering kepikiran satu pertanyaan yang agak mengganggu: “Blogging itu masih punya masa depan nggak sih sekarang?” Aku nanya ini bukan karena aku udah nggak suka menulis. Justru aku masih rajin banget nulis di blog. Menulis masih jadi tempat paling nyaman buat aku menuangkan ide, cerita, analisis, dan opini. Tapi semakin hari, …
Dari Photoshop ke PowerPoint, Canva, hingga AI: Evolusi Cara Saya Membuat Konten
Perjalanan saya dalam membuat konten ternyata bukan sekadar soal ganti aplikasi. Ia adalah perjalanan cara berpikir. Sebelum mengenal PowerPoint sebagai alat utama, saya cukup lama menggunakan Photoshop dan CorelDRAW. Dua software itu sangat powerful. Fitur desainnya lengkap, kontrol visualnya detail, dan hasilnya tentu bisa sangat profesional. Namun ada satu masalah: berat dan memakan waktu. Untuk …
Logika yang Hilang di PSSI: Dari Shin Tae-yong ke Kluivert, dari Harapan ke Kecurigaan
Tulisan ini hanya untuk mereka yang punya logika. Bagi yang tidak punya logika, silakan skip saja.Benarkah PSSI dikuasai oleh mafia sepak bola? Lebih spesifik lagi, benarkah Erick Thohir, Arya Sinulingga, Patrick Kluivert, dan kawan-kawannya dikuasai mafia sepak bola? Benarkah tersisihnya Indonesia dari Piala Dunia 2026 terjadi karena para pengambil keputusan di PSSI dibayar oleh para …
Misteri di Balik Kutukan Gus Dur & Ahok yang Seolah Nyata Terjadi
Habib Rizik, kutukan Gus Dur, dan kutukan Ahok itu benar-benar terjadi. Jika memang bisa seperti itu, Akang-Teteh, silakan jelaskan penjelasan ilmiah apa yang mungkin bisa kita kaitkan untuk menjelaskan fenomena kutukan ini. Apakah Akang-Teteh termasuk orang yang percaya pada kutukan? Di mana seseorang yang terzalimi, tersakiti, atau teraniaya kemudian mengucapkan sumpah serapah atau kejelekan terhadap …
Benarkah Rakyat Sengaja dibuat Miskin dan Bodoh Demi Pemilu?
Assalamualaikum. Selamat datang kembali… Pemerintah Indonesia telah menetapkan kriteria kemiskinan berdasarkan pengeluaran per bulan. Mereka yang pengeluarannya kurang dari Rp500.000 per bulan masuk kategori miskin ekstrem, dan seterusnya, hingga ada 10 desil yang dipetakan. Dari situlah pemerintah membuat peta jalan bantuan sosial—berupa uang tunai, pelatihan, layanan, atau subsidi. Banyak program yang sudah kita kenal, seperti …









