Pernah nggak Akang atau Teteh lagi asyik scrolling di marketplace atau media sosial, lalu nemu iklan garam yang katanya “Sakti Mandraguna”? Klaimnya nggak main-main: bisa buat mandi biar kulit glowing, melancarkan rezeki yang seret karena ‘ain, sampai urusan narik jodoh dan benteng gaib dari serangan santet. Harganya? Murah meriah, cuma belasan ribu per kilo. Sebagai …
Kategori: Kajian
Mengapa Isu Sunni-Syiah Begitu Gaduh di Media Sosial Indonesia? Sebuah Bedah Realitas
Selamat membaca, Rekan Pembaca. Pernahkah Anda sedang asyik berselancar di beranda media sosial, lalu tiba-tiba muncul potongan video ceramah yang menggebu-gebu memproklamirkan gerakan “Anti-Syiah”? Bagi masyarakat awam yang mungkin jarang bersinggungan dengan perdebatan teologi, fenomena ini sering kali membingungkan. Mengapa energi yang begitu besar dihabiskan untuk isu yang terasa jauh dari keseharian kita? Mari kita …
Tuhan Tidak Tuli: Antara Pengeras Suara, Aturan Kemenag, dan Adab Beribadah
Tahun 2022, Kementerian Agama mengeluarkan aturan yang sebenarnya cukup jelas: pengeras suara luar masjid digunakan untuk azan, sementara tadarus, zikir, dan kegiatan lainnya cukup menggunakan speaker dalam. Tujuannya sederhana—menjaga keseimbangan antara syiar dan ketertiban sosial. Namun dalam praktiknya, aturan ini sering diabaikan. Perdebatan pun muncul. Ada yang menganggap ini pembatasan syiar, ada pula yang melihatnya …
Babi di Jazirah Arab: Sejarah, Larangan, dan Iman dalam Perspektif Ilmu dan Akal
Babi sering menjadi topik yang sensitif sekaligus menarik dalam diskusi tentang agama, sejarah, dan sains. Di Timur Tengah, khususnya Jazirah Arab, babi identik dengan larangan agama. Namun pertanyaannya lebih dalam dari sekadar halal atau haram: apakah babi pernah ada di Jazirah Arab? Mengapa ia dilarang dalam budaya Timur Tengah kuno? Dan bagaimana seharusnya umat Islam …
Labirin Perdebatan: Dari Hilal, Rakaat, hingga Akar Konflik 14 Abad
Lini masa media sosial kita kembali riuh oleh silang pendapat tahunan mengenai awal Ramadan. Kubu penganut metode rukyah (melihat bulan secara fisik) tampak gencar melayangkan kritik terhadap mereka yang menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi). Tuduhannya klise: dianggap sekadar ingin tampil beda atau mengabaikan sunnah. Namun, di balik itu semua, terdapat sebuah kontradiksi logika yang menarik …
Puasa: Antara Menahan dan Mengendalikan — Sebuah Latihan Seumur Hidup
Setiap kali Ramadan datang, kita hampir selalu mendengar kalimat yang sama: puasa itu menahan lapar dan haus. Sejak kecil, kita diajarkan definisi itu di sekolah. Orang tua mengulanginya di rumah. Penceramah menyampaikannya dari mimbar ke mimbar. Kata yang paling sering muncul adalah “menahan”. Tapi, benarkah puasa hanya soal menahan? Secara bahasa, memang iya. Kata shaum …
Azan Magrib Sudah Berkumandang, Tapi Matahari Belum Terbenam: Puasa Orang Indonesia Salah?
Buat sebagian orang, puasa itu simpel: mulai dari azan Subuh, selesai saat azan Magrib. Tapi belakangan, makin banyak orang yang mulai memperhatikan alam dengan lebih teliti. Dan muncul pertanyaan yang kelihatannya sepele, tapi sebenarnya sangat penting: “Kenapa saat azan Magrib berkumandang, matahari kadang masih kelihatan? Kalau begitu, puasanya belum boleh selesai dong?” Pertanyaan ini bukan …
Awal Ramadhan, Antara Ilmu, Otoritas, dan Ketenangan Ibadah
Setiap menjelang Ramadhan, satu perdebatan klasik selalu muncul kembali: kapan sebenarnya puasa dimulai? Di tengah kemajuan ilmu astronomi yang makin presisi, umat Islam—khususnya di Indonesia—masih berkutat pada perbedaan penentuan awal bulan. Muhammadiyah dan pemerintah kerap mengambil keputusan berbeda, dan perbedaan itu seolah tak pernah benar-benar selesai. Padahal, jika ditarik ke akar persoalan, ini bukan semata …
Pasukan Gajah Menyerang Ka’bah: Kisah Epik, Logistik Gila, dan Pertanyaan yang Jarang Dibahas
Kalau kamu pernah dengar kisah “pasukan gajah menyerang Ka’bah”, kemungkinan besar kamu mengenalnya sebagai cerita besar yang melekat dalam tradisi Islam: Tahun Gajah, atau ʿĀm al-Fīl. Kisah ini begitu populer karena ia bukan sekadar cerita perang, melainkan sebuah simbol: tentang kesombongan kekuatan manusia yang tumbang di hadapan kekuasaan Tuhan. Tapi di luar sisi spiritualnya, ada …
Misteri Kitab Henok: Nuh, Eksperimen Langit, dan Kiamat yang Terlupakan
Nama Nuh—atau Noah—dikenal luas dalam tiga tradisi besar: Yahudi, Kristen, dan Islam. Ia digambarkan sebagai manusia pilihan, sosok yang diselamatkan Tuhan dari bencana global untuk memulai kembali peradaban manusia. Namun ada satu pertanyaan besar: mengapa hampir semua budaya di dunia memiliki kisah tentang banjir besar? Dan mengapa selalu ada satu tokoh yang diselamatkan? Di luar …









