You cannot copy content of this page
Berbagi Pengalaman Migrasi dari Kartu As ke Kartu Halo

Berbagi Pengalaman Migrasi dari Kartu As ke Kartu Halo

Sudah lima tahun lebih saya berlangganan Kartu As Telkomsel. Saya berlangganan sejak ada tarif Rp 20,- / menit yang saat itu perang tarif degan Paket Ramenya XL tahun 2010 silam. yang pasang tarif Rp. 25/menit. Tentu saja tarif itu cuma gimnick, cuma dikasih jatah 20 menit per hari, itupun dbatas cuma sampai jam 5 sore. Setelah itu tarif telepon jadi mahal.

Sekitar setahun yang lalu, nomor kartu As saya dapat promo khusus, cukup denganΒ  biaya 75rb rupiah, saya mendapatkan 15 GB Internet, Freetalk tanpa batas ke sesama Telkomsel, dan 100 menit ke operator lain. Selain itu juga dapat jatah berlangganan HOOQ. Wuih, serasa autosultan banget dech saat itu, dikit-dikit nelepon kayak orang kaya πŸ˜€

Namanya promo, kebebasan paket enak ternyata berakhir juga. Selanjutnya saya dapat 15GB internet, 100 menit Telkomsel. Jatah telepon ke operator lainnya dihilangkan. Kenyamanan saya jelas berkurang, telepon ke operator lain itu sering saya pakai untuk teleon orang tua saya yang masih setiap dengan telepon rumah, juga ke istri saya yang menggunakan Indosat. Namun demikian, saya tetap bersyukur. Pada kondisi ini saya tetap menikmati juga, karena kebutuhan nelepon saya ternyata rata-rata memang kurang dari 100 menit. Untuk telepon operator lain, ya saya gunakan kartu kedua non telkomsel juga donk.

Sekitar tiga bulan setelah promo di atas hilang, mulailah zona nyaman tarif internet Kartu As hilang. Untuk aktivasi internet dengan biaya 75rb, kuotanya udah gak sebanyak masa promo. Berikutnya saya malah dapat penawaran paket internet seharga 140rb/bulan dengan kuota 30GB, tanpa jatah telepon sama sekali!

Awalnya saya gak pernah tertarik untuk migrasi ke Pascabayar. Mulai mikir karena beberapa hal yang terjadi pada itu. Pertama, tarif internet kartu As saya gak enak. Kedua, di saat bersamaan, kecepatan internet Indosat yang biasa saya pakai sebagai cadangan, juga ngedrop drastis di wilayah domisili saya. Saya mulai tertarik untuk mencoba Pascabayar saat melihat penawaran Halo Kick Gold, saat berkunjung ke Gerai Telkom di Jl Lembong Bandung.

Dulu, saat belum jaman internet seperti sekarang, saya merasa gak butuh pascabayar seperti Kartu Halo. Menurut saya, yang waktu itu cuma memanfaatkan HP untuk SMS-an saja, tarif kartu Halo itu sangat mahal. Baru biaya abonemennya aja udah 65,000,-, kalau sama sekali gak dipake, abonemen tetap harus dibayar. Saat itu biaya SMS-an juga masih mahal, masih Rp. 350,- / SMS. Kartu Halo hanya terasa murah buat orang-orang yang pemakaian bulanannya di atas 200rb,-, seperti adik ipar saya misalnya, yang aktivitas neleponnya banyak, yang tiap bulan billing kartu halo-nya sekitar satu juta rupiah. Menurut ipar saya tersebut, kalau pake prabayar, dia bisa habis 20 voucher 100rb-an lebih tiap bulan!

Saat ini pemakaian internet HP saya, rata-rata sekitar 100rb-/bulan. Itu belum termasuk paket telepon yang kadang-kadang saya aktifkan. Jadi, penawaran tarif Kartu Halo sebesar 110rb/bu;lan, dengan tawaran dapat kuota 15GB, voice telkomsel 100 menit, dan 40 menit operator lain, cukup layak saya pertimbangkan.

Apakah saya kemudian melakukan migrasi Kartu As ke Kartu Halo di Grapari? Ternyata tidak. Saya mendapat telepon dari Telemarketing Telkomsel, dia menawarkan migrasi kartu halo. Menurut dia, migrasi ini syaratnya lebih ringan. Saya tidak perlu membayar deposit 3 bulan ke depan untuk mengaktifkan Halo Kick Gold seperti penawaran yang saya dapat dari Grapari Telkomsel. Saat aktivasi dimulai, sisa pulsa saya bisa dipakai untuk mengurangi biaya tagihan bulan berikutnya. Namun, paket telepon yang saya punya terpaksa jadi hangus πŸ™

Setelah Kartu As saya bernigrasi ke Kartu Halo, apa saja sih keuntungan yang saya rasakan?

Pertama, saya gak perlu khawatir lupa isi ulang dan aktivasi paketnya. Bagi teman-teman yang tiap bulan harus isi ulang ke konter, fasilitas ini sangat membantu. Gak perlu cape pergi ke toko atau konter hp. Meski bagi saya, cuma bagi teman-teman yang sudah biasa transaksi online, proses isi ulang itu mudah saja. Saya tinggal mengisinya via akunTokopedia atau Bukalapak tanpa harus pergi ke konter.

Kedua, Paket Halo Kick 20 GB saat itu sesuai dengan kebutuhan saya. 20 GB ini terbagi dua, 10 GB kuota Internet regular dan 10 GB kuota Entertainment. Karena di rumah dan di kantor ada fasilitas wifi, kuota 10 GB sih biasanya sudah cukup untuk menjaga supaya gak mati gaya saat mobile di luar rumah.

Itu untungnya buat saya. Kondisi ini belum tentu cocok buat teman-teman pembaca. Jika teman-teman lagi mikir-mikir buat migrasi ke Halo, pikirkan juga Kerugian pindah ke Kartu Halo yang ternyata saya alami.

Pertama, Paket Talkmania Hilang. Saya memang dapat kuota bicara 100 menit. Buat saya pribadi saat ini sih, cukup cukup aja. Tapi bagi teman-teman yang lagi LDR atau banyak selingkuhan, 100 menit mah kurang banget atuh. Kalau masih si prabayar Kartu As atau simPATI, 100 meminta bisa diaktifkan per hari, bukan per bulan. Kartu Halo tidak menyediakan Talkmania jenis itu! Tambahan paket bicara yang bisa diaktifkan dari Aplikasi MyTelkomsel-nya ternyata mahal banget, sodara-sodara sekalian 😁

Kedua, Kuota Entertainment ternyata tidak berlaku untuk Youtube. Saat nonton youtube, kuota regular lah yang terpakai! Kuota Entertainment hanya berlaku untuk HOOQ, VIU, MaxStream, Vidio.com, Langit Musik, JOOX, apalagi ya? Banyak juga, tapi kebanyakan jarang saya pakai.

Ketiga, layanan HOOQ tidak lagi gratis seperti di Kartu As, saya hanya mendapatkan gratis selama dua bulan, selanjutnya bayar 60rb/bulan! Wah.. kalo sudah begini sih, kayaknya saya harus balik lagi ke donlot torrent. Biaya berlangganan 60rb,-/bulan nya ditabung setahun aja, cukup buat beli Hardisk Eksternal 2TB buat nyimpen film-film koleksi hasil donlotan, heu heu…

Keempat, setelah 4 bulan berlangganan, Saat ini Halo Kick Gold yang ada di menu MyTelkomsel saya ternyata sudah tidak ada all operatornya lagi. Tapi bagi saya buka link-nya di internet, kok masih ada? Sepertinya saya harus ngecek langsung ke Grapari net, penawaran Telkomsel kok gak konsisten? Baiklah, bulan ini saya mau minta kejelasan ke Telkomsel. Biar jelas dan bisa saya share di sini πŸ™‚

Comments

comments