Bangsa Zervo

Bangsa Zervo

Dalam postingan kali ini, saya sekedar ingin berbagi dongeng tentang bangsa Alien yang bernama Bangsa ZERVO. Ilmuwan barat banyak menyebutknya dengan istilah Grey Alien. Bangsa ZERVO itu sering pula disebut Bangsa SERPO oleh berbagai kalangan di manusia di planet Bumi. Mungkin karena memperkenalkan namanya hanya sekali, dan Kaum ZERVO itu tidak suka mengulang, karena bukan kebiasaan mereka untuk mengulang sebuah perkataan, maka orang menyebut mereka dengan SERPO. Mirip-mirip dikit lah.

Bangsa alien SERPO ini adalah salah satu bangsa yang paling sering mencoba mengintervensi kehidupan di planet bumi tempat kita tinggal. Mereka juga yang diduga melakukan banyak penculikan pada manusia bumi, untuk diteliti, hingga dipasangi alat atau teknologi khusus untuk kepentingan penyelidikan mereka. Mungkin ada teman-teman yang kepikiran, jika memang alien itu ada, banyak sekali dan tersebar di berbagai planet di berbagai galaksi, dan punya pengetahuan dan teknologi yang jauh lebih maju dari kita, kenapa mereka hampir tidak pernah terlihat keberadaannya? Jawaban pertama, karena ada perjanjian khusus yang diatur oleh dewan galaksi, bahwa planet bumi tidak boleh diintervensi, tidak boleh dikasih dan diajarkan teknologi maju, dan harus dibiarkan berkembang secara alami tanpa intervensi. Kalau kalian penggemar film Startrek, dewan galaksi ini dalam serial tersebut dikenal dengan istilah federasi. Jawaban lain, gak sudah dipikirin, namanya juga dongeng, he he..

Bangsa ZERVO sendiri sebetulnya hanyalah salah satu dari koalisi bangsa-bangsa besar yang ada di seluruh semesta. Berapa koalisi yang ada, tentunya sangat banyak, karena jumlah makhluk cerdas yang hidup di semesta ini amat sangat banyak. ZERVO merupakan koalisi dari berbagai bangsa alien, berasal dari berbagai planet. Mereka punya satu pangkalan di suatu tempat bernama Zeta Reticuli. sering berusaha mengintervensi planet bumi. Di semesta ini, terdapat banyak sekali bangsa-bangsa yang saling berkoalisi bekerjasama untuk mengejar kepentingan bersama. Dari banyak koalisi ini, terdapat dua koloni yang paling dominan di seluruh galaksi. Mereka adalah koalisi Zervo dan Etephaka. Mereka berbagi peran dengan posisi yang saling berseberangan berdasarkan kesepakatan di antara mereka. Dari sudut pandang awam, Zervo mengambil peran sebagai tokoh antagonis, sedangkan Etephaka mengambil peran sebagai tokoh protagonis. Peran Etephaka ini kira-kira mirip lah dengan Federasi yang ada di film dan serial Star Trek. Salah satu bentuk permainan mereka adalah, bangsa ZERVO bertugas menginvasi bumi, sedangkan ETEPHAKA tugasnya adalah mencegah pihak ZERVO yang menginvasi bumi tersebut.

Salah satu pesawat penyusup dari Bangsa ZERVO yg jatuh tertembak oleh pasukan ETHEPHAKA di Laut Baltik

Beberapa yang pernah masuk ke Planet Bumi dan selamat dari kerusakan pesawat mereka adalah dari ZERVO keturunan TARX, yang kepalanya besar-besar. Sebetulnya badan mereka tidak berwarna abu-abu, tapi karena waktu tahun 40 an kamera berwarna hitam dan putih, maka kelihatannya mereka berwarna abu-abu.

Bangsa ZERVO mengadakan semacam perlombaan untuk menembus pertahanan pasukan ETHEPHAKA, tapi tidak pernah ada yang tembus. Lalu mereka selalu meng-update mesin dan peralatan dan mencoba lagi. Akhirnya kaum ZERVO keturunan TARX berhasil pertama kali menembus, dengan mengorbankan pesawat mereka, dan sebagian crew, beberapa ada yang selamat .

 

Mereka inilah yang memberikan segala informasi pada manusia bumi yang menginterogasi mereka. Mereka lolos dari pasukan ETHEPHAKA karena pura-pura mati menggunakan teknologi modifikasi yang belum dikenal oleh ETHEPHAKA. Oleh teman-temannya, pasukan ETHEPHAKA dialihkan perhatian dengan serangan besar pada Bulan. Ketika lolos dari perhatian , mereka yang pura-pura mati itu , lalu berdiri dan kabur .

Pasukan ETHEPHAKA hanya diperbolehkan untuk mencegah, dan tidak boleh menyerang pangkalan mereka secara langsung dan terbuka, sebelum mereka melakukan sesuatu kekacauan di ARDH GRUMMA (Planet Bumi).

Pangkalan mereka itu di Gugusan Zeta Reticuli. Di tempat tersebut banyak sekali bangsa-bangsa alien lain yang berkunjung dan bertandang, juga jalan-jalan , karena banyak juga terjadi perdagangan di antara berbagai macam Bangsa di Galaxy ini .

Yang paling laku di KLAVOL adalah Implan PLEXUR, yaitu sebuah implan yang dimasukan ke dalam otak dengan cara diresapkan melalui pori-pori kepala dan otak, lalu menempel di semua bagian otak secara sangat tipis. Implan itu berisikan semacam cairan dari otak binatang PLEXORG, berbentuk seperti Babi kalau di kita, hanya mereka punya seperti belalai pendek. Cairan dari otak PLEXORG itu bisa membuat semacam khayalan dan membuat rasa enak yang amat sangat di badan para pemakainya . Semua fantasi bisa di dapatkan dengan meng-konsumsi PLEXUR itu.

Pasukan ETHEPHAKA karena terikat perjanjian, tidak boleh secara langsung menyerang tempat tersebut  Karena ada larangan untuk menyerang mereka yang merusak diri , mereka hanya diperbolehkan menyerang yang mulai membuat kerusakan bagi bangsa lain. Kasarnya, KLAVOL adalah pangkalan yang merangkap sebagai tempat hiburan juga, disana juga ada kaum sipil yang kesana hanya untuk berkunjung tanpa memakai PLEXUR. Seperti juga di Planet kita, semua tempat wisata, biasanya ada maksiatnya juga.

Apakah Bangsa Zervo Pernah Mendatangi Indonesia?

Di Indonesia juga banyak didatangi alien dari luar bumi. Terutama kalau bicara ZULKH, yaitu satu ras, kaum yang membuat sebuah kelompok bernama ZERVO. ZULKH itu artinya portal, tempat berpindah seperti Barqha. Zulkh itu bahasa Zervo, Barqha Bahasa Lemurian

 

Apa itu Proyek Serpo?

Cerita Proyek Serpo ini kayak dongeng atau cerita konspirasi gitu, deh. Jadi, dulu banget, pada tahun 1940-an setelah ada insiden UFO di Roswell, katanya pemerintah Amerika Serikat berhasil nangkep pesawat UFO sama makhluk asing di dalamnya. Eh, trus katanya, makhluk itu dari planet Serpo di sistem bintang Zeta Reticuli. Kenapa bisa ketangkap? Ya mungkin apes aja. Karena konon para alien bangsa Serpo yang biasa dikenal dengan istilah “Grey Alien” tersebut, berasal dari planet dengan peradaban, penguasaan energi, dan teknologi yang jauh lebih maju dari bangsa bumi seperti kita-kita ini.

Terus, pada tahun 1965, mereka bilang ada “Proyek Serpo” yang artinya ada pertukaran antara Bumi sama penduduk planet Serpo. Katanya, 12 astronaut terpilih dari militer dikirim ke sana buat tinggal selama 13 tahun. Siapa saja nama-nama mereka? Saya gak tahu, belum dapat data dongengnya. Yang kepikiran sama saya sih, pertama, dengan pesawat apa mereka berangkat ke Planet Serpo tersebut yang jaraknya sekitar 39,5 tahun cahaya tersebut? Memangnya sekitar tahun segitu NASA udah bisa bikin pesawat secanggih itu? Bukankah NASA sendiri baru berhasil mendaratkan astronotnya ke bulan pada tahun 1969, yang tentunya pesawatnya gak mungkin mampu terbang ke Zeta Reticuli yang jaraknya sejauh itu? Yang paling masuk akal sih, mereka pergi ke sana lewat portal khusus seperti yang bisa kita lihat di Stargate. Untuk masalah ini, ada dongeng seru, yang saya tulis dalam artikel sebelumnya tentang BARQHA dan ANKARHA.

Ceritanya, setelah 7 orang ini kembali ke bumi, mereka cerita kalau di Serpo itu punya kehidupan yang beda, teknologinya canggih banget, dan orang Bumi yang dikirim kesana mengalami berbagai petualangan. Terus, pada tahun 1978, mereka pulang ke Bumi, tapi katanya cuma tujuh orang yang masih hidup. Lha terus yang 5 orang lagi kenapa bisa hilang? Meninggal di sana atau gimana? Kenapa sampai mati? Jangan-jangan mereka malah disiksa di sana. Jadi penasaran, canggihnya itu sejauh apa ya? Seperti yang biasa kita lihat di film-film gitu?

Tapi yang perlu diinget, cerita ini nggak punya bukti yang kuat, dan kebanyakan orang meyakini bahwa ini cuma dongeng atau cerita konspirasi yang nggak bener. Jadi, jangan terlalu percaya deh!

Bagaimana Reaksi Publik Terhadap Proyek Serpo?

Proyek Serpo, sebagai klaim konspirasi yang mengklaim adanya pertukaran manusia dengan makhluk asing dari planet Serpo pada tahun 1960-an, umumnya tidak diakui atau diterima oleh ilmuwan, pemerintah, atau komunitas ilmiah. Reaksi publik terhadap Proyek Serpo cenderung bervariasi, dan sebagian besar komunitas ilmiah dan skeptis cenderung menolaknya sebagai fiksi tanpa dasar dan teori konspirasi yang tidak memiliki dasar bukti.

Meskipun cerita Proyek Serpo telah menarik perhatian di komunitas peneliti paranormal dan penggemar teori konspirasi, banyak orang menilai bahwa klaim tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan dan dianggap sebagai cerita yang tidak dapat dipercaya. Pada umumnya, klaim konspirasi semacam ini sering kali dianggap sebagai bagian dari budaya populer dan hiburan, bukan sebagai kejadian nyata.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan