Ternyata para admin tim HIW terbukti memang belum pernah melihat dari dekat dengan mata kepala sendiri. Data mereka baru sebatas info-info online dari youtube, twitter, dan facebook saja. Selama ini, yang mereka lakukan adalah membenturkan fakta yang ada dengan berbagai teori yang mereka copy-paste dari sumber-sumber yang menurut mereka kompeten. Sayangnya, para narasumber teori-teori canggih ini pun baru bermain di paparan tulisan akademis yang belum diwujudkan dalam bentuk karya nyata.
Foto tersebut diambil tahun 2012 silam, di tempat praktek Kang Dicky di Jl. Matraman, Turangga – Bandung. Rumah tersebut bukan rumah Kang Dicky seperti keterangan gambar di atas, melainkan rumah kontrakan. Pada tahun 2012 tersebut, Kang Dicky belum membuat dan memperkenalkan Generator Tanpa Bahan Bakar versi Ballaruna ini. Jadi tentu saja itu sumber listrik PLN, bukan dari GTBB Ballaruna. Prototype GTBB Ballaruna baru dilaunching di acara Open Dialog Ramadhan 2014 tahun lalu.
Awalnya, alat GTBB Ballaruna belum disambungkan ke listrik rumah. Alat ini justru lebih sering didemokan pada acara-acara outdoor, misalnya :
Anak-anak Sekolah Prodigy berkemah di perbukitan sekitar Cimenyan Kabupaten Bandung Barat dengan penerangan listrik dari Generator Tanpa Bahan Bakar. Generator tersebut dinyalakan sepanjang malam dengan memberikan listrik yang stabil.
Anak-anak Sekolah Prodigy, membuka laptop yang dicharge dengan Generator Tanpa Bahan Bakar. Diterangi dengan lampu-lampu yang menyala dengan supply listrik dari generator tanpa bahan bakar.
Kang Dicky (Guru Utama LSBD Hikmatul Iman Indonesia) menggunakan alat yang sedang ditelitinya yaitu Generator Tanpa Bahan Bakar (GTBB) untuk memenuhi keperluan listrik dan penerangan salah satu stand penjualan di acara Mandalajati Culinary Night yang diselenggarakan 20 September 2014 di Perumahan Tamansari Bukit Bandung – Jl. AH Nasution. Alat GTBB ini berfungsi dengan sangat baik, listrik yang dihasilkan stabil sejak mulai dinyalakan hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 23.30 WIB.
Ada seorang Netizen bertanya
Percobaan GTBB ini ternyata mendapat dukungan dari Kang Ridwan Kamil, Walikota Bandung. Ada satu alat GTBB yang dipasang di salah satu rumah penduduk di Bandung, atas biaya pribadi beliau, dan alat ini telah terbukti jalan terus selama 1 tahun tanpa diganggu.
Sumber : https://twitter.com/dickyzainal/status/741388603155087360
Ternyata, berita keberhasilan percobaan Generator Tanpa Bahan Bakar ini sudah menyebar ke mana-mana, sudah ditonton oleh lebih dari 1 juta orang Netizen di seluruh dunia. Kabarnya, pemerintah Mesir tertarik untuk mengembangkan teknologi ini, bahkan sudah bertemu langsung dengan Kang Dicky. Untuk masalah ini, silahkan bertabayyun langsung dengan beliau ya. Semoga ini menjadi awal yang baik dari Revolusi Energi yang sedang kita gulirkan, untuk kemaslahatan umat.
Dalam beberapa tahun terakhir, marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lainnya menjadi “pintu masuk” bagi banyak UMKM Indonesia untuk berjualan secara online. Dengan modal kecil, siapa pun bisa membuka toko digital dan langsung bertemu jutaan calon pembeli. Bagi banyak pelaku usaha kecil, marketplace terasa seperti jalan tol menuju pasar yang besar. Tidak perlu membuat website …
Dalam beberapa hari terakhir, Indonesia diguncang oleh demonstrasi besar yang awalnya dipicu oleh penolakan terhadap tunjangan fantastis yang diterima anggota DPR. Demonstrasi tersebut berujung kerusuhan, termasuk pembakaran gedung-gedung DPR dan jatuhnya korban jiwa, salah satunya adalah Avan Kurniawan yang tewas akibat terlindas kendaraan polisi saat upaya pembubaran massa. Saya mengajak Anda untuk lebih waspada, karena …
Skewer artinya tusuk sate, tusuk daging, cocokan. Jika kata kerja, skewer artinya menusuk Skewer juga bias diartikan sebagai pisau belati. a long piece of wood or metal used for holding pieces of food, typically meat, together during cooking. Peppers and tomatoes can be barbecued on the skewers between meat pieces. fasten together or pierce with …
In a free society it is intrinsic that the individuals and groups have the inherent right to propagate ideas and try to win converts. We do not look upon an idea different from ours as an anomaly which should be precluded. Nor do we permit only innocuous or congenial beliefs and forbid those that we …
Buddha outlined the three paths which men might travel wordly pleasure, self-torment, and the middle path. Only through the middle path could man achieve bona fide peace and and salvation. One had to repudiate materialism, keep his self-control, restrict speech, be open minded, never lie or steal, reject selfish drives, nurture goodness, etc. Buddha continued …