Tulisan ini hanya untuk mereka yang punya logika. Bagi yang tidak punya logika, skip saja. Mungkin Anda saat ini sudah pernah mendengar namanya. Ya, kalau belum, silakan cari di YouTube. Dia adalah seorang perempuan muda istimewa bernama Kumaila Hakimah. Sejak kecil, Kumaila adalah seorang penghafal Al-Qur’an. Dia terus menjalani pendidikan Islam mulai dari SD, SMP, SMA, hingga berkuliah di perguruan tinggi Islam dengan spesialisasi Tafsir Al-Qur’an.
Tak hanya itu, Kumaila juga pernah memenangkan lomba membaca Al-Qur’an serta ikut dalam olimpiade sains dan matematika. Dia bahkan pernah menjadi guru mengaji dan bahasa Arab. Namun, kini namanya menjadi terkenal bukan karena prestasi-prestasi tersebut, melainkan pandangan kritisnya terhadap Islam.
Dia mengajak umat Islam untuk bersedia mengkaji ulang ajaran dan hukum Islam yang selama ini sering dianggap sudah pasti benar. Misalnya, dia bertanya: “Apakah benar Tuhan memerintahkan perempuan untuk berjilbab?” Atau, “Apakah benar Tuhan melarang umat Islam makan babi?” Bahkan, dia mempertanyakan apakah hukuman 100 kali cambuk bagi pelaku zina masih relevan di era modern ini.
Kanal YouTube yang Menggugah Pemikiran
Melalui kanal YouTube-nya yang sangat menarik untuk diikuti, Forbidden Question, Kumaila leluasa membahas tafsiran agama secara terbuka dan kritis. Dalam kanal ini, ada pula tayangan berbayar yang secara khusus membahas topik-topik sensitif yang mungkin sulit diterima oleh semua orang.
Selain itu, Kumaila kerap hadir sebagai narasumber di berbagai platform YouTube lainnya, seperti Chokro TV. Dia juga memiliki program mingguan bernama Logika Kumaila, yang mulai mengudara setiap pekan sejak November lalu. Dalam program ini, Kumaila berbagi pemikiran-pemikirannya dengan cara yang lugas, cerdas, dan rendah hati.
Saya sendiri belajar banyak dari anak muda ini. Dia pintar, rendah hati, kritis, dan berani. Banyak orang juga menyebutnya cantik. Namun, tentu saja, kualitas kecantikan fisiknya tak relevan dibandingkan dengan kedalaman pembahasannya.
Menolak Kompetisi atas Hafalan Al-Qur’an
Sebagai seorang penghafal Al-Qur’an, Kumaila pernah ditantang oleh seorang YouTuber lain untuk memamerkan kefasihannya secara langsung (live). Bahkan, dia ditawari sebuah rumah jika bisa membuktikan bahwa dia benar-benar hafal Al-Qur’an. Tentu saja, kemampuan Kumaila tak perlu diragukan. Namun, dia menolak tawaran tersebut.
Kepada saya, dia berkata bahwa hafalan Al-Qur’an seharusnya bukan sesuatu yang perlu dikompetisikan. Cara berpikir Kumaila memang sangat lurus. Sayangnya, tidak semua orang bisa menerima sikapnya yang terbuka ini.
Serangan dari Kubu Lawan
Saat ini, ada begitu banyak YouTuber dari kubu seberang yang menyerang Kumaila dengan cara-cara yang sangat rendah. Mereka menuduh Kumaila menjadi aneh karena depresi, terkena penyakit mental, atau bahkan sakit jiwa. Saya kerap menyaksikan video-video di YouTube atau ringkasan di TikTok yang menghujatnya. Beberapa judulnya cukup mencengangkan, misalnya:
- “Jejak Digital Kumaila Terbongkar, Memalukan Sekali! Kumaila Hafiz Qur’an Murtad!”
- “Ternyata Kumaila Hakimah Keturunan Monyet!”
- “Fakta Terungkap: Kumaila Adalah Seorang Misionaris!”
- “Benarkah Adi Armando dan Kumaila Hakimah Melecehkan Al-Qur’an dan Ajaran Islam?”
Video-video tersebut biasanya dibuat oleh para YouTuber dari kubu Islam yang tidak bisa menerima adanya orang yang mempertanyakan tafsir Islam yang mereka yakini selama ini. Bagi mereka, hukum Islam yang diturunkan 14 abad lalu bersifat baku dan tidak boleh dipertanyakan lagi. Jika sesuatu dianggap haram pada zaman itu, maka harus tetap dianggap haram hingga hari ini.
Mereka membuat rangkaian video yang menyerang Kumaila dengan tuduhan-tuduhan seperti:
- Kumaila adalah agen yang disusupkan oleh kelompok non-Islam untuk menghancurkan Islam dari dalam.
- Kumaila awalnya berjilbab, tapi kemudian melepaskannya dan kini mengatakan bahwa Tuhan sebenarnya tidak memerintahkan kaum muslimah untuk berjilbab.
- Kumaila digambarkan sebagai perusak akidah Islam yang ingin membuat umat Islam tidak lagi percaya pada ajaran agamanya.
Mengapa Sikap Kumaila Penting?
Serangan-serangan ini tidak mengherankan. Bagi kalangan tertentu, apa yang dilakukan Kumaila adalah tindakan yang sama sekali tidak bisa diterima. Namun, barangkali ada baiknya kita mulai membuka diri terhadap diskusi. Apa yang disampaikan Kumaila tidak perlu dianggap sebagai ancaman atau penodaan terhadap Islam. Dia tidak mengajak umat Islam untuk meninggalkan agamanya.
Sebaliknya, dia hanya mengimbau umat Islam untuk tidak memandang apa yang termuat dalam Al-Qur’an sebagai hukum yang harus diterapkan secara literal di masa kini. Setiap hukum adalah produk zaman yang harus disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan zaman.
Misalnya, soal perzinahan. Mungkin Islam memang menganggap perzinahan sebagai hal terlarang. Namun, apakah hukuman cambuk 100 kali atau hukuman mati masih relevan di era modern ini? Contoh lainnya, dalam Al-Qur’an, perbudakan bukanlah hal yang dilarang. Bahkan, seorang pria diperbolehkan meniduri budak perempuannya tanpa ikatan pernikahan. Jika kita mengikuti cara berpikir mereka yang menyerang Kumaila, apakah di Indonesia saat ini kita harus melegalkan perbudakan dan praktik semacam itu?
Kesimpulan
Apa yang dilakukan Kumaila adalah sebuah berkah bagi Indonesia. Dia mengajak umat Islam untuk tidak meninggalkan Al-Qur’an, tetapi memahami Al-Qur’an sebagai produk 14 abad yang lalu yang agar tetap relevan di masa kini harus senantiasa ditinjau dan ditafsirkan kembali.
Silakan saksikan sendiri video-videonya. Saya sih belajar banyak dari dia. Mudah-mudahan Anda juga. Ayo gunakan akal sehat, karena hanya dengan akal sehat kita akan selamat.




