Assalamu’alaikum, Akang-Teteh pemirsa.
Pada kesempatan kali ini, saya akan mengajak Akang-Teteh untuk menyimak sebuah kisah tentang Bangsa MOSRAM—salah satu bangsa yang, dalam lore esoteris ini, disebut sebagai bagian dari keturunan ADHAMA dan pernah memainkan peran penting dalam perkembangan peradaban di berbagai penjuru jagat raya, termasuk di planet Bumi.
Sebagai disclaimer, kisah yang akan saya ceritakan ini bukanlah sejarah yang telah disepakati oleh para ahli, dan bukan pula bagian dari literatur sejarah akademis maupun ajaran agama. Cerita ini merupakan spekulasi sejarah alternatif yang bersifat esoteris, yang dirangkai dari berbagai gagasan, teori, catatan, serta interpretasi yang berkembang di luar arus utama. Jadi, anggaplah kisah ini sebagai sebuah dongeng peradaban dan eksplorasi imajinatif—sebuah cara untuk melihat masa lalu dari perspektif yang berbeda.
Baiklah, Akang-Teteh… selamat menyimak.
Bangsa MOSRAM merupakan salah satu dari empat bangsa besar penguasa jagat raya, yang masih menjadi keturunan ADHAMA dan memiliki kemampuan luar biasa—bahkan sebagian dari mereka masih mampu mencapai tingkat penguasaan energi hingga 100 persen.
Namun, tidak semua individu MOSRAM memiliki kemampuan pada tingkat tersebut. Di dalam bangsa ini terdapat berbagai tingkatan kemampuan, sesuai dengan fungsi, kebutuhan, dan penugasan masing-masing individu.
Dikisahkan bahwa bangsa MOSRAM telah mengembangkan berbagai peradaban di banyak planet yang berada dalam wilayah kekuasaan mereka. Mereka bahkan memiliki kemampuan untuk melakukan kloning terhadap bangsa mereka sendiri, kemudian mengatur tingkat kemampuan hasil kloning tersebut sesuai dengan kebutuhan.
Ada individu yang memiliki kemampuan pada kisaran 30–40 persen, sementara sebagian lainnya sengaja dibatasi hingga tingkat yang jauh lebih rendah—bahkan hanya sekitar 2,5 persen, atau kurang lebih setara dengan kemampuan manusia Bumi.
Menariknya, individu MOSRAM yang memiliki tingkat kemampuan 30 persen ke bawah diberi ciri-ciri fisik tertentu yang membedakan mereka dari individu yang masih memiliki kemampuan hingga 100 persen.
Salah satu ciri yang disebutkan dalam kisah ini adalah bentuk kepala yang memanjang ke arah atas.
Intervensi MOSRAM di Bumi
Dalam kisah esoteris ini, bangsa MOSRAM juga disebut sebagai salah satu bangsa alien yang cukup sering melakukan intervensi terhadap peradaban manusia Bumi pada masa lampau.
Intervensi tersebut terutama terjadi setelah Bumi mengalami apa yang disebut sebagai “reset peradaban”—sebuah peristiwa besar yang dikisahkan telah memusnahkan hampir seluruh peradaban yang sebelumnya berkembang di planet ini.
Setelah reset tersebut, kemudian berlangsung semacam “Tender Peradaban”, yaitu proses pemilihan atau penetapan bangsa yang diberi kesempatan untuk kembali mengembangkan peradaban di Bumi.
Dalam kisah ini, MOSRAM keluar sebagai salah satu pemenangnya.
Sejak saat itu, mereka kemudian banyak memberikan bantuan dan pengaruh terhadap peradaban manusia, termasuk kepada bangsa Mesir kuno.
Jejak intervensi tersebut kemudian dikaitkan dengan berbagai peninggalan luar biasa di Mesir, terutama piramida.
Dalam perspektif cerita ini, bangsa MOSRAM bukan sekadar membantu pembangunan piramida, tetapi juga memperkenalkan konsep piramida, teknologi peradaban, hingga rekayasa genetika kepada manusia pada masa tersebut.
Salah satu hasil rekayasa genetika yang paling terkenal kemudian dikaitkan dengan sosok Anubis—figur dengan tubuh manusia berukuran besar dan kepala jakal.
Jika mengikuti logika lore ini, bentuk-bentuk fisik yang tidak lazim pada sejumlah figur Mesir kuno bukan sekadar simbol mitologis, melainkan dapat dianggap sebagai jejak dari rekayasa genetika dan intervensi teknologi bangsa MOSRAM.
Dan satu detail yang menarik: dalam kisah ini, bangsa MOSRAM dengan tingkat penguasaan energi di bawah 30 persen dikatakan memiliki ciri khas berupa kepala yang memanjang ke atas.
Dengan demikian, berbagai gambaran manusia berkepala tidak lazim dalam peninggalan peradaban kuno kemudian dapat dibaca dari sudut pandang yang berbeda—bukan hanya sebagai mitologi, tetapi sebagai kemungkinan jejak dari intervensi bangsa MOSRAM terhadap perkembangan manusia Bumi.

***
Gambar di atas adalah photo Nefertiti seorang dewi yang hidup pada zaman mesir kuno. Perhatikan kepala sang dewi. Kepala sang dewi panjang sekali, ini berarti otaknya juga jauh lebih besar dibandingkan otak manusia normal. Itu berarti juga dia memiliki intelegensia jauh lebih baik. Ini adalah patung Nefertiti yang berada di museum mesir.Beberapa gambaran dari dewa dan dewi mesir kuno memiliki kepala yang panjang panjang. Apakah ini kebetulan? mengapa orang orang mesir kuno memberikan gambaran kepala panjang pada setiap patung, gambar atau ukiran yang mereka buat, pasti ini ada penyebabnya, dan mereka pasti punya gambaran sebelumnya mengenai hal itu, tidak mungkin tanpa alasan yang tidak jelas.

Ini adalah photo tengkorak yang ditemukan di peru, perhatikan bentuk kepalanya yang panjang .Photo ini dan beberapa gambar serupa diambil dari museo regional de ica. Ini jelas sekali bukan tengkorak manusia seperti kita, banyak para ahli yang tidak bisa menjelaskan secara logika mereka , mengapa kepala tengkorak ini begitu panjang. Masih ada beberapa tengkorak seperti ini ditemukan di peru dengan variasi yang lebih kecil. Banyak artefak yang sama seperti yang ada di Mesir juga ditemukan di Peru dengan perkiraan zaman yang sama dibuat dengan zaman di mesir kuno. Dua kultur antara Mesir kuno dengan Peru tidak ada kontak dan hubungan apapun pada zaman itu dan karena alasan jarak pula yang terlalu jauh memisahkan mereka.
Inilah bukti bukti tentang keberadaan bangsa MOSRAM. Sebuah bangsa yang punya nilai seni tinggi dan memiliki teknologi rekayasa genetic yang sangat jauh melampaui bangsa alien yang lain, sehingga mampu membikin mahluk mahluk hybrid seperti gambar dibawah ini.
Mereka mampu membikin suatu ras baru percampuran antara manusia bumi dengan bangsa mosram, sehingga wajah dan badan manusia bumi dengan kepala bangsa mereka , dan kemampuan otak bangsa mereka, dan itu pula yang menjadikan mahluk hybrid itu memiliki kemampuan seperti dewa dewa, karena pengetahuan dan teknologinya.
Teknologi SIHIR
Salah satu teknologi yang diajarkan Bangsa MOSRAM pada penduduk bumi adalah ZIHR, yang meupakan singkatan dari Zanunkh Illtath Hapresah Ranenkha, Istilah bahasa bangsa Mosram, yang artinya :
Zanunkh = akselerasi,
Illtath = mesin,
Hapresah = organik,
Ranenkha = energy. (Mosram).
Teknologi ZIHR ini dahulu kala sangat terkenal di jaman Firaun saat Nabi Musa dilahirkan dan bertugas. Saat itu, sihir sebetulnya hanyalah istilah saja bagi teknologi canggih buatan bangsa Mosram yang dianggap aneh dan ajaib oleh manusia bumi pada saat itu.
Saat ini, teknologi sihir sudah tidak dikenal, bahkan musnah. Teknologi sihir tersebut lambat laun tergeser oleh campur tangan bangsa Jin pada manusia. Sebetulnya kemampuan dasar manusia jauh lebih baik dan sempurna dibandingkan dengan bangsa Jin. Namun, kebanyakan manusia tidak menyadari segala potensinya sehingga mudah ditipu oleh bangsa Jin. Ada beberapa ras bangsa jin yang punya kemampuan untuk mentriger otak dan kemampuan manusia hingga bisa membangkitkan kemampuannya yang tidak aktif tersebut. Namun, si jin tersebut meminta syarat-syarat yang aneh dan mengerikan, seperti : membunuh manusia lain untuk dijadikan tumbal, darah perawan, dan syarat-syarat aneh dan mistis lainnya yang saat ini kita kenal dengan nama Ilmu Hitam.
***
Kembali ke topik utama, Bangsa MOSRAM termasuk bangsa yang sangat suka sekali membuat piramid dan Crop Circle.
Crop circle adalah pola geometris yang berbentuk lingkaran atau bentuk lainnya, yang terlihat pada tanaman yang tertekan di sebuah ladang. Pola ini sering ditemukan di ladang gandum atau tanaman serupa. Asal-usul crop circle masih menjadi perdebatan:
Fenomena Alam: Ada yang beranggapan bahwa crop circle terbentuk secara alami akibat faktor-faktor seperti angin, tekanan udara, atau fenomena geologi. Namun, penjelasan ini belum dapat dibuktikan secara ilmiah.
Hoaks: Ada pula yang menyatakan bahwa crop circle adalah hasil dari ulah manusia yang sengaja menekan tanaman untuk menimbulkan kesan bahwa ada kunjungan dari makhluk luar angkasa.
Sampai sekarang, belum ada bukti ilmiah yang kuat tentang asal-usul sejati dari crop circle. Beberapa orang masih menganggapnya sebagai misteri dan fenomena yang mengundang rasa penasaran.
Fenomena crop circle yang tampak rapi, teratur, dan berpola seringkali menimbulkan kebingungan dan kontroversi. Meskipun beberapa crop circle mungkin terjadi secara alami, ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan mengapa mereka tampak sedemikian rupa:
- Tekanan Udara dan Angin: Beberapa peneliti percaya bahwa perubahan tekanan udara dan angin dapat menyebabkan tanaman melentur dan membentuk pola tertentu. Ketika angin bertiup dengan konsistensi dan arah tertentu, tanaman dapat terdorong ke arah yang sama, menciptakan pola lingkaran atau bentuk geometris.
- Efek Elektromagnetik: Beberapa teori menghubungkan crop circle dengan aktivitas elektromagnetik. Dalam beberapa kasus, medan elektromagnetik yang kuat dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan mengubah bentuknya.
- Faktor Biologis: Tanaman memiliki respons biologis terhadap perubahan lingkungan. Misalnya, ketika tanaman mengalami tekanan atau stres, mereka dapat mengalami perubahan dalam pertumbuhan dan bentuk.
- Intervensi Manusia: Meskipun banyak crop circle terjadi secara alami, ada juga bukti bahwa beberapa di antaranya dibuat oleh manusia. Beberapa orang sengaja menekan tanaman dengan alat atau metode tertentu untuk menciptakan pola yang menarik.
Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua crop circle memiliki penjelasan yang jelas. Beberapa tetap menjadi misteri dan menantang pemahaman kita tentang fenomena alam dan aktivitas manusia.








***
KLORTHRA adalah lambang atau simbol yang dibuat oleh suku-suku terasing yang berhubungan dengan Bangsa MOSRAM. Termasuk suku Maya, suku di tatar sunda, suku dayak , dan semua suku terasing seluruh dunia termasuk suku Aborigin. Bangsa MOSRAM memperlihatkan hologram tentang alam semesta kepada mereka, juga bangunan-bangunan piramida. Makanya simbol itu banyak berbentuk segitiga, bintang dan pesawat ruang angkasa. Lambang-lambang itu sebetulnya banyak sekali, tapi hilang begitu saja karena dianggap tidak penting. Bahkan banyak yang dibakar oleh anak-anak dan orang tua nya membiarkan saja.
***





