Legenda ARKHYTIREMA Dalam Novel Kang Dicky Zainal Arifin

Legenda ARKHYTIREMA Dalam Novel Kang Dicky Zainal Arifin

Menurut penulisnya, Novel ini akan diterbitkan dalam sebuah Trilogi. Namun sampai saat ini, baru terbit hingga jilid 2B. Saat ini Kang Dicky Zainal Arifin masih sibuk dengan berbagai inovator teknologi energi alternatif. Mungkin karena penulis buku ini bercerita apa adanya tanpa bumbu-bumbu penyedap yang didramatisir, bagi sebagian orang-orang pencinta dongeng, jalan cerita di Novel Akhytirema ini terasa biasa-biasa saja, meski ide ceritanya sangat bagus dan unik. Kabarnya, cerita-cerita seru dan penuh intriknya memang baru akan terjadi di Jilid 3, karena akan banyak sekali dongeng-dongeng sejarah masa lalu tentaang planet bumi yang belum terungkap yang akan muncul. Saya pribadi sangat penasaran, karena pelajaran sejarah yang diajarkan di sekolah tidak bisa memberikan dongeng informasi ini. Bahkan informasi catatan sejarah yang terjadi antara tahun 0 Masehi hingga abad 10 Masehi pun masih marupakan misteri bagi kita. Kejadian-kejadian bersejarah yang terjadi jauh sebelum tahun Masehi dimulai, hanya dapat dikira-kira dari berbagai artefak dan prasasti yang bertebaran di muka bumi. Itupun kebenarannya sangat relatif, tergantung dari penafsiran orang-orang yang dianggap ahli sejarah. Belum lagi subjektivitas penafsirannya yang seringkali ditunggangi kepentingan politik dan pribadi.

Namun saat ini, yang paling menarik dari novel ini adalah glosariumnya, yang seakan memberi puzzle kepingan-kepingan dongeng berlatar belakang sejarah panjang peradaban dunia. Saya menemukan banyak istilah baru yang tidak pernah saya dapatkan dari buku-buku sejarah di sekolah, meskipun istilah tersebut belum disepakati kebenarannya oleh ahli sejarah.

Informasi ini ternyata sangat sejalan dengan berbagai penjelasan pada tayangan Ancient Aliens di History Channel, sama-sama mengandung misteri, kebenarannya ajaib, namun sangat masuk akal dan logika. Namun bagi saya pribadi, setiap penulis sci-fi akan senang dengan glosarium novel ini, karena bisa memberikan banyak inspirasi untuk membuat rangkaian dongeng-dongeng yang sangat menarik.

Nama ARKHYTIREMA sebelum novel ini terbit tentu masih asing dan tidak dikenal masyarakat. Namun masyarakat Indonesia tentu sangat familiar dengan tokoh Aki Tirem, yang dikenal dalam cerita rakyat atau legenda dengan banyak nama. Masyarakat Jawa Barat menyebutnya dengan nama Aki Tirem atau Eyang Wali Jangkung, yang merupakan pendiri kerajaan Salakanagara. Masyarakat Jawa dan Bali mengenalnya dengn nama Angling Dharma. Menurut novel ini, Arkhytirema adalah nama asli dari Aki Tirem atau Angling Darma itu.

***

Dalam novel ini, dikisahkan bahwa ARKHYTIREMA memiliki kemampuan super, lebih fantastis dibandingkan dengan tayangan Angling Dharma di televisi, lebih fantastis dari sekedar kemampuan menunggang angin keliling dunia. Novel ini menceritakan petualangan antar galaksi dari BARQHA ke BARQHA. Ide cerita seperti ini mirip dengan film seri Stargate yang dibintangi oleh Richard Dean Anderson. Prinsip BARQHA dalam novel ini memang sama persis dengan STARGATE yang ada di film itu.

***

***

Dalam novel ini, diceritakan bahwa kemampuan super yang dimiliki Arkhytirema sebetulnya adalah kemampuan manusia standar ADHAMA, kemampuan manusia sempurna dengan penguasaan energi 100%. Bahkan kemampuan Arkhytirema masih di bawah kemampuan Adhama yang sesungguhnya. Mungkin inilah yang tidak pernah diceritakan dalam kisah-kisah Aki Tirem dan Salakanagara yang beredar di masyarakat sebelumnya.

Jika selama ini kita banyak mendengar ataupun membaca dongeng-dongeng di internet tentang Misteri Atlantis yang hilang, ternyata ada novel Arkhytirema ini ikut memberikan kepingan puzzle jawaban dari misteri ini. Tentu saja jawaban yang perlu kita telusuri kebenarannya, belum tentu sesuai dengan kesepakatan yang ditulis sebelumnya oleh orang-orang yang mengaku ahli sejarah. Tapi, bukankah kebenaran informasi sejarah yang diberikan ahli sejarah kalangan akademik pun tidak eksak dan belum tentu benar 100 % pula?

Dalam novel ini, ATLANTIS adalah bangsa yang hidup sejaman dengan bangsa LEMURIAN, dan beberapa bangsa lainnya, yang konon, merupakan nenek moyang dari semua bangsa di dunia yang hidup saat ini. Wah.. ini benar-benar cerita baru tentang peradaban Atlantis yang hilang dengan versi berbeda dengan yang pernah kita dengar atau tonton sebelumnya di film-film fiksi ilmiah.

Kisah dalam novel ini pun berbeda dengan naskah cerita rakyat  Wangsakerta. Sebagai catatan, cerita rakyat Wangsakerta merupakan kumpulan cerita yang berasal dari Naskah Wangsakerta, sebuah sekumpulan naskah yang diklaim disusun oleh Pangeran Wangsakerta dari Cirebon pada abad ke-1712. Cerita rakyat Wangsakerta menceritakan sejarah Nusantara, dari peradaban purba hingga masa kerajaan Islam, dengan mengandung unsur mitos dan legenda. Cerita rakyat Wangsakerta dianggap kontroversial karena ditolak oleh para akademisi Indonesia, karena isinya sama dengan pandangan atau tulisan para arkeolog dan sejarawan Belanda abad 202. Naskah Wangsakerta juga diduga dibuat pada abad 20, bukan abad 17, karena menggunakan aksara Jawa yang terkesan dikuno-kunokan dan tidak memuat informasi tambahan terkait temuan sejarawan pada dekade berikutnya2. Naskah Wangsakerta kini tersimpan di Museum Sri Baduga di Bandung

Cerita Rakyat Wangsakerta menceritakan bahwa Aki Tirem sebagai putera Ki Srengga, Ki Srengga Putera Nyai Sariti Warawiri, Nyai Sariti Warawiri puteri Sang Aki Bajulpakel, Aki Bajul pakel putera Aki Dungkul dari Swarnabhumi(Sumtera) bagian selatan kemudian berdiam di Jawa Barat sebelah Barat, Aki Dungkul putera Ki Pawang Sawer, Ki Pawang Sawer Putera Datuk Pawang Marga, Datuk Pawang Marga putera Ki Bagang yang berdiam di swarnabhumi sebelah utara, Ki Bagang putera Datuk Waling yang berdiam di Pulau Hujung Mendini, Datuk Waling putera Datuk Banda, ia berdiam di dukuh tepi sungai, Datuk Banda putera Nesan, yang berasal dari Langkasungka (Tanah Melayu antara Senggora (Songkhla) dan Kelantan). Sedangkan Nenek moyangnya berasal dari negeri Yawana(Kerajaan di india barat) sebelah barat.

Dalam novel karya Dicky Zainal Arifin ini, ARKHYTIREMA adalah anak dari AMNARUTA dan BRINIRHA. Nama ARKHYTIREMA dberikan oleh RHAMIDAAR, pemimpin bangsa Lemurian. Arti Akrhytirema adalah : ARK (bahtera) KHY (energy), TI (dari), RHEM (berhentinya ke-12 planet pada satu garis), dan A (anak, yang biasa dipakai bangsa KHAINA untuk memanggil anak). Kekuatan super Arkhytirema terjadi akibat mutasi genetik yang dihasilkan oleh fluktuasi dari energi proses RHEM yang terjadi 3 jam lebih cepat dari prediksi bangsa LEMURIAN, akibat perbuatan bangsa TARX yang mengambil hydrogen matahari untuk proses cloning matahari di planet KRAIRON.

Kisah trilogi Arkhytirema karya tulis Dicky Zainal Arifin ini memang jauh lebih canggih dibanding kisah Angling Dharma yang beredar di masyakat dari generasi ke generasi. Ini adalah petualangan seorang Arkhytirema menjelajah jagat raya yang tersebar dalam milyaran galaksi yang ada di alam semesta. Jika Akang-Teteh pernah melihat film serie Stargate yang dibintangi oleh Richard Dean Anderson, tentu akan melihat sebuah logika yang sama dari cara Arkhytirema bertualangan dari satu tempat ke tempat lainnya. Cara Akhytirema bertualangan, mirip dengan film Stargate. Bedanya, di film Stargate, tokoh-tokohnya gak ada yang sakti seperti Arkhytirema dan tokoh-tokoh lainnya yang merupakan kawan dan lawan dari Arkhytirema itu sendiri.

Di jaman ARKHYTIREMA bertualang antar galaksi itu dari BARQHA ke BARQHA, teknologi nuklir sudah sangat umum digunakan. Banyak senjata yang jaman sekarang dianggap sangat canggih, di jaman itu sudah ada.

Dalam buku ini juga diceritakan tentang adanya teknologi kloning di masa prasejarah dulu, mulai dari yang dilakukan pada manusia, kloning binatang, hingga kloning matahari untuk membuat matahari buatan bagi keperluan kehidupan di Planet Krairon. Salah satu manusia kloning prasejarah adalah ANUBIS yang gambarnya banyak ditemukan di piramida Mesir Kuno.

Buku ini menceritakan petualangan ARKHYTIREMA dan hubungannya dengan sejarah peradaban manusia :

  • Dimulai dari proses kelahiran ARHYTIREMA, berbagai fenomena alam pada saat kelahiran, teknologi yang digunakan pada proses kelahiran, dan seterusnya.
  • Proses pendidikan ARKHYTIREMA di PRODIMAAR yang merupakan standar pendidikan Bangsa LEMURIAN yang berbeda dengan pendidikan yang kita alami sekarang yang mengadopsi sistem MINNARA.
  • Awal petualangan Akhytirema dari mencari ADHAMA,
  • ARKHYTIRMA dididik oleh ADHAMA di KANDRADINUKA.
  • Diberi tugas oleh ADHAMA untuk membereskan krisis berbagai bangsa yang ada di planet lain di berbagai galaksi, dimulai ari Krisis GORGOMA dan Krisis BRODELLA.
  • hingga akhirnya diutus menjadi Duta Perdamaian Antar Galaksi.

Info Novel Arkhytirema yang akan datang

1. Novel 2C berjudul ETHEPHAKA > Bercerita ttg pembentukan Pasukan Perdamaian Antar Galaksi yg dinamakan ETHEPHAKA dan dipimpin langsung oleh Arkhytirema. Diceritakan pula tentang pertemuan ARKHYTIREMA dengan 4 orang Putri dari 4 Raja Bangsa Besar yang telah tewas saat mengeroyok Arkhytirema, yaitu TRENDAVA, ALMUNTROTEP, Kalfrodumtra, Flisualinitz. 4 orang putri yang cantik dan sakti, serta berkuasa di sejumlah galaksi berupaya memperebutkan Arkhytirema.

2. Novel 3 berjudul Ardh Grumma > Bercerita tentang sejarah Bumi dimulai saat Arkhytirema beserta 4 putri Raja Bangsa Besar kembali ke Bumi. Arkhytirema memulai misinya untuk membina umat manusia di Bumi namun di sisi yg lain 4 Putri Raja ini memulai intrik dan misi adu domba umat manusia di Bumi dengan membagi-bagikan teknologi tempur yang mematikan. Teknologi tempur itu diantaranya adalah Strongga, orang-orang Bumi menyebutnya Wesi Kuning. Orang yang memegang Wesi Kuning akan memiliki akselerasi sel sebesar 70% dan ini menjadikan orang tersebut sakti luar biasa dan mudah menjadi raja. Wesi Kuning sebenarnya adalah campuran berbagai logam super dengan uranium. Wesi Kuning diberikan oleh Ilfina putri Raja Bangsa Bropa. Putri Raja Tarx memberikan nanotech Mirah Delima. Putri Raja yang lain mulai mendistribusikan batu-batu berenergi tinggi seperti Clustonit dan Gogonit ke sejumlah bangsa di Bumi yang menjadi sekutunya.

3. Novel 4 Bercerita tentang Peperangan di Bumi. Saat Arkhytirema memulai misi perdamaian ke berbagai Galaksi maka Bumi ditinggalkan. Saat ditinggalkan inilah Planet Bumi menjadi ajang pertempuran hebat yg melibatkan senjata-senjata penghancur pemberian 4 Putri Raja Bangsa Besar.

4. Novel 5 Bercerita tentang kembalinya Arkhytirema ke Bumi dan memulai pembenahan Bumi pasca hancur lebur akibat pertempuran antar bangsa yg dipicu oleh ulah 4 Putri Raja Bangsa Besar. Setelah dipakai bertempur maka Planet Bumi di-reset/di-setting ulang dengan cara dimusnahkan sebagian besar umat manusia oleh Dewan Galaksi melalui bencana alam. Setelah di-setting ulang, lalu Arkhytirema mendirikan kerajaan Salaksanagara.

Comments

comments