You cannot copy content of this page
Rumus The King Gaya Kontak 2 Balok Bersentuhan

Rumus The King Gaya Kontak 2 Balok Bersentuhan

Sedikit dongeng pendahuluan saja. Masalah gaya kontak pada balok-balokn yang bersentuhan, dulu jarang dibahas di buku-buku pelajaran Fisika standar. Saat saya SMA dulu, soal jenis ini gak ada di buku Yohanes Surya, Teori dan 550 Soal Fisika Sugeng Wardoyo, 1500 Soal Fisika Sugeng Wardoyo, Fisika SMA Widagdo Mangunwiyoto. Ilmu Pesawat Ir Djiwatampu, dan juga Ilmu Pesawat Ir Pekelharing. Saya justru baru menemukan soal seperti ini di Buku Fisika Marthen Kangingan, yang banyak mengacu ke beberapa Texbook Fisika Universitas berbahasa Inggris seperti Haliday-Resnick, Shears-Zamensky-Young, dll… 

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas masalah gaya kontak antara 2 buah balok-balok yang bersentuhan. Langsung saja kita lihat contoh soal di bawah ini ya… 🙂

 


Soal 1 :

Diketahui 2 buah balok bermassa 3 kg dan 5 kg yang berada di atas lantai kasar dengan koefisien gesek = 0,1 didorong dengan gaya sebesar 16 N. Besarnya gaya kontak antara balok-balok yang saling bersentuhan tersebut adalah :

A. 3 N     B. 5 N     C. 8 N      D. 10 N     E. 13 N

 

Jawab : D

The King

Dengan “Rumus The King” tersebut, dengan sangat cepat kita bisa menghitung gaya kontaknya. Masalahnya, Rumus Cepat teresebut tidak bisa memberikan jawaban lengkap jika pada soal tersebut juga ditanyakan masalah lain, misalnya :
(a) berapa percepatan balok?
(b) berapa resultan gaya yang bekerja pada masing-masing balok?

Untuk mendapatkan jawaban yang lengkap, mau gak mau lah kita harus paham konsepnya. Cara konsepnya begini ya,

Tinjau Balok 1

Tinjau Balok 2

Selesaikan Sistem Persamaan :

Gaya Resultan yang bekerja pada masing-masing balok :



Kita bisa menghindari sistem persamaan dengan 2 variabel, kalau cara ngitung kita begini ..

Hitung dulu percepatan balok dengan meninjau sistem seluruh balok

setelah itu, baru tinjau masing-masing balok, selanjutnya sama dengan di atas…

Dengan penguasaan konsep dasar Hukum Newton 2, kita dapat menelusuri asal-usul “Rumus The King” tersebut , langsung dari Hukum Newton 2, dengan uraian sebagai berikut …

Tinjau Balok 1

Tinjau Balok 2

Dengan menyamakan persamaan (1) dan (2), didapat :

Jadi jelas toch kalau “Rumus The King” tersebut diturunkan dengan cara-cara ilmiah? 😀




Comments

comments