Marhaban Yaa Ramadhan

Ramadhan bukan soal menang kalah tapi tentang pengendalian diri. Menang dan kalah itu permainan pikiran, pemuasan EGO. Menghadapi nafsu saja jadi soal menang dan kalah. Semua di rekayasa agar jadi manusia yang haus kemenangan akhirnya jadi mundur. Soal Menang atau Kalah itu adalah hal yang jauh lebih mudah dibahas daripada membahas soal pengendalian dan berpikir.

Tidak ada yang namanya puncak puasa, Itu berlaku selama hidup. Pesta kemenangan itu adalah pemuasan nafsu luar biasa, karena haus kemenangan dan mabok kemenangan adalah permainan nafsu. Puasa sekarang diartikan sempit hanya sebatas Ramadhan dan sunah saja, padahal pengendalian diri tidak ada batas waktu.

Puasa itu pengendalian diri bukan menahan. Nafsu itu harus dikendalikan oleh akal. Bukan dikendalikan oleh nafsu. Itu sama dengan jeruk minum jeruk, nanti malah dipermainkan oleh nafsu itu sendiri. Makanya selama puasa, orang menganggap itu siksaan, kalau nggak menganggap siksaan pasti biasa-biasa saja ketika berbuka, makannya seperti balas dendam, segala ada dan diada-adakan.

Shaum yang baik adalah ketika kita bersatu dengan Sang RABB dimana segala Nafs terkendali dengan baik.

Selamat Menunaikan Ibadah Bulan Ramadhan….

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *