Apakah Tenaga Dalam Mempengaruhi Kepribadian?

Setiap orang memiliki TD (Tenaga Dalam), baik dia berlatih atau tidak.

Tapi tidak semua orang bisa membangkitkan Tenaga Dalamnya sendiri.

Tenaga Dalam itu sendiri dihasilkan dari latihan yg countinue. Apakah seseorang yg ‘pintar’ atau ‘pemikir’ sudah pasti memiliki TD? Iya ada, tapi apakah berpikir terus bisa meningkatkan TD tanpa berlatih?

TD itu berhubungan dengan kimia tubuh seseorang yg disebut ATP (Adenosin Triphospat) nah kimia ini dapat berubah menjadi energi melalui proses metabolisme tubuh.

Semakin TD kita meningkat dari proses berlatih yg countinue (tidak bolong2) maka akan semakin seimbang metabolisme kita yg nantinya akan mempengaruhi kepribadian org tersebut

TD merupakan energi yg netral karena netral maka ia tdk akan terpengaruhi, justru TD yg berakselerasi dgn baik mampu merubah kepribadian seseorang menjadi lebih tenang, tdk gampang emosi, menjauhi perkelahian, Karena dia takut TD nya akan membahayakan org lain.

Contoh
Kenapa org yg kurang tidur emosinya tdk stabil? Karena kimia tubuhnya tdk seimbang yg otomatis metabolisme tidak seimbang, itu sebabnya ia jadi gampang marah.

Dari sudut pandang psikologis, bahwa kepribadian adalah sesuatu sikap yg berulang ulang dilakukan, dibantu dgn lingkungan pendukung. Betul karena pada umumnya memang seperti itu yg terlihat, karena masih sedikit orang yang bisa menemukan cara cepat utk membangkitkan TD jadi masih dibilang minoritas makanya kita berfikir mereka akan berubah klo ada sesuatu kejadian yg dimana kejadian tersebut memecut/menyentuh seseorang (kepribadian tersebut).

Dan ingat, gak semua orang yg berlatih rajin sudah memiliki TD yg luar biasa.

Mereka yg mampu menemukan cara berlatih yg nyaman utk dirinya dengan continue lah yang mampu merubah kimia tubuhnya utk dapat menghasilkan energi yg mampu menjaga metabolismenya, dengan begitu akan mempengaruhi kepribadian yg baik, kalem dan bijaksana

‘Mereka’ yg mampu membangkitkan TD nya minimal 20 % saja maka akan ada proses dan hasil seperti :
IQ yg meningkat hebat, Tenaga lebih dasyat, lompatan akan sangat tinggi, kekebalan tubuh meningkat puluhan kali lipat, proses penyembuhan luka lebih cepat, dapat menyembuhkan berbagai penyakit baik diri sendiri maupun org lain, ketangkasan dan kecepatan bergerak menjadi luar biasa daaaaannn maaasih banyaaaak lainnnyaaaa… ?

Nah pertanyaanya dgn latihan yg begitu2 aja kira2 TD kita sdh sejauh mana ? ( jawab dlm hati aja)

Tapi kenapa ada org yg punya beberepa kriteria tersebut masih semaunya?
Ingat TD itu bisa terhambat dar iberbagai hal seperti:

1. Pola makan.
Kenapa : ‘Dan makanlah makanan yg halal lagi baik (thoyyib)dari apa yg telah dirizkikan kepadamu dan bertakwalah kepada Allah dan kamu beriman kelada-Nya (Qs. Almaidah : 88)’
(Makanan yg thoyyib kajiannya hrs terpisah)
Makanan yg tdk baik dapat mempengaruhi penebalan pada clad yg nantinya akan mempengaruhi akselerasi penyaluran TD

2. Pola pikir
Maksudnya kebanyakan kita lebih berfikir negatif dlm kehidupan sehari hari seperti berburuk sangka, gibah dll nah ini akan mempengaruhi fokus dlm berlatih

Kenapa org dulu jarang sakit?
Karena selain memikiki TD mereka juga menjaga pola makan dan menjaga pikiran mereka utk senantiasa bermanfaat utk org lain makanya mereka cerdas2, bijak, sehat dan bermanfaat buat ummat (coba kembali ke kisah2 duluuu banget yg mambangun inspiratif kita ciri2 nya begitu)

Semoga membantu meskipun panjang namun sepertinya mudah dipahami ?

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *