Bisnis BO, Manis di Awal, Nangis di Akhir

Dalam artikel ini, BO adalah sebuah yang sifatnya Duduk-Diam-Dapat-Duit. sebuah bisnis  singkatan dari Bisnis Online. Entah kenapa, dalam Dunia Persilatan  Member Get Member, istilah ini dipersempit menjadi sebuah bisnis  Jauh berbeda dengan definisi Bisnis Online dalam pikiran saya, yang diperkenalkan oleh Anne Ahira, Café Bisnis, Andre Andropia, dan orang-orang berkompeten lainnya di bidang Internet Marketing.

Banyak sekali “bisnis online”, saya tulis dalam tanda kutip aja ya,  yang  pernah menjadi primadona masyarakat beberapa tahun lalu. Banyak masyarakat Indonesia menjadi korban penipuan berkedok investasi ini. Siapa sih yang nggak tergiur saat perusahaan-perusahaan seperti ini mengiming-imingi calon investornya dengan pengembalian modal cepat berbunga tinggi. Siapa yang tidak tertarik? Apalagi perusahaan BO ini biasanya punya program Member Get Member atau Nasabah Get Nasabah.

Investor-investor tingkat atas yang menanamkan uangnya di “BO” sempat merasakan untung dari investasinya itu. Akhirnya, sama sekali tak ada yang mereka dapatkan kembali karena perusahaan tersebut sebenarnya tak pernah menginvestasikan uang yang terkumpul melainkan hanya diputar dan digunakan untuk pribadi.

Orang kok gak kapok kapok ya maen BO? Alasan pertama, yang pernah dapat selalu ketagihan, Meskipun orang-orang yang dia ajak banyak yang menjadi korban. Alasan kedua, mereka yang pernah gagal berharap kekecewaan mereka bisa terobati di sini. Masalahnya, pasti akan banyak timbul korban-korban baru. Bukankah ini penyakit masyarakat?

Apa saja sih BO yang sudah SCAM tersebut? Inilah beberapa diantaranya :

  • Speedline
  • Investasi Amanah
  • MMM
  • Dua Belas Suku (DBS)
  • VGMC
  • Dream For Freedom (D4F)
  • Maxim

Sekarang yang lagi marak adalah BDIG, Sok taruhan, perusahaan ini bisa bertahan berapa lama? 😀

Saya dapat broadcast di group WA kalau gak lagi mau muncul  MMM versi baru yang dikait-kaitkan dengan investasi Cryptocurrency.

Money Game dan Skema Ponzi – Part 2

Sangat banyak skema Ponzi yang sampai sekarang beroperasi dan belum ditindak oleh pemerintah karena tidak ada laporan dari masyarakat yang dirugikan.

Investasi bodong seperti POMAS tahun 1990 an, dan Pandawa dll masih mendapat tempat di hati masyarakat. Mereka silau dengan iming iming hasil besar, cepat, dan aman. Padahal kalau ada 3 kata itu dijadikan satu, hampir bisa dipastikan itu tipu tipu.

Investasi agrobisnis juga masih menjadi favorit para pelaku money game. Dulu ada QSAR (Qurnia Subur Alam Raya) saat awal reformasi. QSAR menawarkan investasi menanam sayur dan mereka sanggup menjual dengan harga mahal. Sekilo kubis yang saat itu harganya 1000 rupiah, QSAR berani membeli panenan investor dengan harga 6000 rupiah. Memang ada tanaman sayur, pabrik pengemasan, tetapi sebenarnya investor dibayar dari uang yang disetorkan investor berikutnya. Saat terbongkar diketahui merugikan nasabah senilai 5 ton emas.

Cepatnya perputaran uang di QSAR yang sangat beresiko, oleh pemain baru diantisipasi dengan perputaran uang yang lebih lama, yaitu investasi kayu, reksadana, saham dll. Kayu yang harganya murah, oleh perusahaan dibeli dengan harga 5-6 kali lipat. Investor datang berbondong bondong, apalagi ini dijalankan dengan member get member atau Multi Level Recruiting. Jangka waktu pembayaran 5 tahun cukup untuk mengumpulkan uang dari investor baru.

Di bidang umrah murah juga terjadi permainan money game. Seperti First Travel menggunakan 4 kaki. Satu jamaah yang berangkat, biayanya ditanggung oleh 4 jamaah yang mendaftar kemudian. Ada 14.000 jamaah yang berhasil berangkat dan ada 56.000 (4×14.000) yang tidak bisa berangkat.

Sebenarnya sangat mudah menandai model money game di umrah murah. Jika ada masa tunggu yang cukup lama, beberapa bulan sampai 1 tahun dari saat pembayaran, hampir pasti itu money game. Umrah seharusnya tidak ada masa tunggu seperti haji. Adanya masa tunggu hanya menunjukkan bahwa uangnya memang belum ada, menunggu ada calon jamaah baru tertipu. Sayangnya masyarakat tidak pernah peduli apakah dia merugikan orang lain apa tidak ? Jika dia berangkat umrah dengan biaya hanya separo atau setengah yang normal, seharusnya dia tahu bahwa “ada yang membayari keberangkatannya”. Seperti di FT dan yang lain, yang membayari adalah mereka yang akhirnya tidak bisa berangkat.

Entah bagaimana hukumnya umrah yang seperti itu ?

Bisnis jaringan sistem piramida inilah yang seringkali dipakai acuan “para ahli” untuk menganalisa sebuah bisnis networking atau MLM yang asli, padahal berbeda seperti bumi dan langit. Ini mirip cerita di desa nelayan di sebuah pulau terpencil yang tidak memiliki hewan berkaki empat. Semua orang hidup sebagai nelayan dan tahunya hanya ikan. Ketika mereka masuk islam, diberi tahu bahwa babi itu haram. Apa babi itu ? Ooo, babi itu berkaki empat, biasanya warnanya putih, kadang ada yang hitam atau belang. Kalau ikan tidak punya telinga, babi punya telinga.

Karena tahunya babi hanya dari cerita tanpa melihat bendanya, maka ketika ada pedagang datang ke pulau menawarkan kambing, sapi dan lain lain, mereka menolak karena haram. Cirinya sama dengan babi, berkaki empat, warnanya ada yang putih ada yang hitam, dan bertelinga. Jadi ya haram.

Anda mungkin tertawa, tetapi kalau Anda cukup mempelajari dunia networking kemudian membaca analisa mereka yang menyimpulkan bahwa MLM itu haram, akan tersenyum karena semua analisis itu menunjukkan ciri sebuah money game/ sistem piramida atau MLR. Bukan MLM apalagi Networking.

Money Game Skema Ponzi – Part 1

Menurut MUI, definisi money game adalah kegiatan penghimpunan dana masyarakat atau penggandaan uang dengan praktik memberikan komisi dan bonus dari hasil perekrutan pendaftaran mitra usaha yang baru/ bergabung kemudian, dan bukan dari hasil penjualan produk, atau dari hasil penjualan produk namun produk yang dijual tersebut hanya kamuflase atau tidak mempunyai mutu/kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Money Game ternyata sudah ada sejak tahun 1970-an

Awalnya ini dianggap sebagai jalan keluar terbaik dari status negara miskin saat itu.

Jika setiap penduduk memiliki penghasilan 80 juta sebulan hanya dengan membayar 120 ribu sebulan, Indonesia akan termasuk negara kaya.

Kemudian baru disadari, jika seluruh rakyat ikut program ini, sebenarnya uangnya dari mana ? Karena tidak ada uang yang masuk selain dari anggota itu sendiri. Barulah disadari bahwa ini money game, kita dibayar dengan uangnya orang yang masuk kemudian.
Jika suatu saat program berhenti, akan sangat banyak orang yang kehilangan uang tanpa mendapat haknya.

Ini termasuk dalam apa yang disebut SKEMA PONZI.

Charles Ponzi adalah penipu asal Italia yang bermigrasi ke Amerika saat usia belasan tahun.

Pada tahun 1920 an, dia membuat investasi dengan membeli Perangko yang katanya harganya bisa berlipat 3x jika dijual di luar negeri. Dia menjanjikan keuntungan 50% dalam 45 hari dan 100% dalam 90 hari.

Kondisi masyarakat Amerika saat itu belum melek investasi, mirip di Indonesia saat ini.
Mereka berbondong bondong menyerahkan uangnya ke Charles Ponzi.
Bagi yang berinvestasi di awal awal tentu mendapatkan haknya. Tetapi keserakahan membuat mereka menyerahkan kembali uang yang diperoleh untuk diinvestasikan lagi.

Kasus ini terbongkar karena ada keterlambatan pembayaran akibat tidak sesuai antara uang yang masuk dan yang dibayarkan. Ada kerugian 200 milyar yang saat itu merupakan uang yang banyak sekali. Karena memang tidak ada proses investasi sama sekali. Yang terjadi adalah investor lama dibayar dengan uang investor baru.

Kupas Tuntas Marketing Plan ECSMart

 

Ada 3 pilihan paket membership

Basic

  • Pendaftaran 150rb
  • Mendapatkan 1 Hak Usaha

Silver

  • Pendaftaran 450rb

Gold

Pendaftaran Rp. 1.050.000,0

 

Bisnis ini sederhana saja. Ada 3 bonus yang bisa kita dapakan di sini

Bonus Sponsor

Anda mendapatkan

  • Rp. 50rb,- dari setiap member yang anda referensikan ke bisnis ini
  • Rp. 150rb,- dari setiap Silver Member yang anda referensikan ke bisnis ini
  • Rp. 350rb,- dari setiap Gold Member yang anda referensikan ke bisnin ini

Bonus Pasangan

Anda mendapatkan Rp 50rb,- setiap kali terjadi pasangan di kiri dan kanan jaringan anda

1 : 1 –> Rp 50rb

 

 

 

 

 

2 : 2 –> Rp 100rb,-

Flush Out 12 : 12 –> Potensi Penghasilan Rp. 600rb / hari

Kelebihan dari pasangan dialokasikan untuk bonus. Misalnya dalam 1 hari terjadi 15 kanan 15 kiri, 12 pasang dihitung sebagai bonus, 3 pasang lain masuk ke akumulasi bonus.

Reward

Kekuatan Perusahaan

  • 10% admin
  • 10% cicilan domba
  • 5% pajak
  • Aplikasi
  • Kuota
  • PPOB
  • E Commerce
  • Merchant

ECSmart – Bisnis Baru 2018 : Minimalis, Mudah, Fantastis

Saya dijapri teman lama saya, Pak Ahmad, yang dulu saya kenal sebagai leader di DBS dan Ganesha e-Commerce Solution sekitar 8 tahun yang lalu.

Dia menawarkan sebuah bisnis yang menurut dia modalnya kecil hasilnya besar :

  • Join 150rb,
  • bonus sponsor 50 rb,
  • bonus pasangan 50 rb, dengan flush-out 12 pasang/hari
  • bonus dibayar harian, berarti potensi penghasilan per HU-nya Rp. 600rb,-/hari

Jadi hanya dengan rekrut 3 member kita udah balik modal! Hah? Di sini saya bengong. Gila! Ini gak Mungkin! Begitu yang langsung kepikiran di otak saya. Saya pernah bekerja di Manajemen Perusahaan MLM,  saya paham banget, kalau hanya dari perputaran produk saja, bonusnya segitu jelas terlalu besar, terlalu gampang dijebol SNIPER, dalam waktu singkat perusahaan bisa bangkrut.

“Gak bakal jebol, Kang Ridwan,” jawab Pak Ahmad, “Tanya langsung aja sama Pak Andry somantri, pemilik perusahaan ini, dia sudah memperhitungkan segalanya segala kemungkinan ini,” lanjutnya sambil memforward beberapa bukti nyata :

“Lihat tuch, kang,” lanjutnya, “Kalau jebol, gak Mungkin Pak Sinu dan Pak Agus Widodo nyampe bonus reward Rp. 250 juta. “

Wuih, baru buka Agustus, dalam waktu seumur jagung buktinya udah sedahsyat ini?

Menurut Pak Andri, yang ternyata pakar internet marketing, salah satu alasan yang membuat ECSmart tidak mengalami overpay adalah subsidi Google yang didapat perusahaan dari AdsMob, dan banyak hal lain yang gak bisa dibuka semua rahasia dapurnya ke member. Ternyata ECSmart punya rahasia metoda canggih tersendiri yang belum diketahui perusahaan lain.

“Kalau perusahaan lain tahu, bisa-bisa niru kita,” kata Pak Andri. “Strateginya Mungkin ada persamaan dengan apa yang diterapkan oleh Gojek dan Grab di awal mereka beroperasi,” lanjut Pak Andri.

Tapi bagaimana dengan harga minuman Moringga di awal pendaftaran yang harga sebungkusnya 150rb? Setelah saya pelajari lebih lanjut, 150rb itu bukan harga produk Moringga, melainkan harga Paket Sistem Informasi ECSmart. Moringga Itu semacam souvenir sebagai penanda akad  pendaftaran saja.

Tujuan kita gabung di ECSmart memang bukan untuk jual beli produk Herbal Moringga. Tapi kita mau bisnis berbasis teknologi Informasi. Apa saja sih paket yang ditawarkan ECSmart ini?

Pertama, cirtual office Aplikasi Android ECSmart. tempat kita memantau perkembangan Jaringan Bisnis kita.

Kedua, Aplikasi Android “Ngagadoeh Domba”,  fasilitas kita ikut mengembangkan peternakan domba secara real, dipantau dari Smartphone kita. Nanti  detailnya saya bahas khusus dalam artikel tersendiri

Jadi biaya pendaftaran di sini gak lebih mahal daripada MLM Pulsa yang dulu pernah sayu ikuti, daftar 250rb cuma dapat pulsa 25rb. Juga gak lebih mahal dari bisnis lain yang harga lisensinya Rp.350rb. Di ECSmart ini juga ada fasilitas PPOB seperti di tempat lain yang lisensinya 350rb itu.

Ketiga, gebrakan lain yang sebentar lagi dilaunching adalah program aplikasi Messenger. Sejenis OTU-Chat? Bukan! ini lebih canggih dan bakal jauh lebih heboh. ECSmart Messenger, BanChat, Bandung Chatting, yang segera dilaunching.  punya fasilitas yahud! Chatting dibayar, voice call dibayar, video call dibayar. Busyet! Kok bisa ya? Kalau itu udah launching, bisa-bisa mulai anak SD juga banyak yang ngedonlot 😀

Oke dech, positif thinking aja. Ini peluang bagus. Saya ambil aja…. Selain bisa nambah-nambah penghasilan, bisa jadi sarana List Building juga sih, dan itu bisa membuat asset yang sangat berharga. Sebelumnya saya sudah melihat sendiri beberapa orang teman yang Meskipun dia sudah tidak di MLM lagi, tapi onlineshop yang dia buka laris karena dia dipercaya banyak orang yang dulu berhubungan dengan dia lewat MLM yang pernah dia kerjakan.

Cukup menarik, bukan? Buat Akang-Tetah yang mau ikutan juga, klik gambardi bawah ya…  🙂