Home  /  Opini  / Ancient Aliens dan Kurikulum Sejarah

Ancient Aliens dan Kurikulum Sejarah


Ancient Aliens dan Kurikulum Sejarah

Ketika mulai masuk SMA, saat kelas 1 SMA, guru sejarah saya berkata, “Pendekatan pelajaran sejarah yang dipelajari anak SMA tentu agak berbeda dengan di Sekolah Dasar hingga SMP. Jika dulu dengan pendekatan dongeng, kini harus dengan pendekatan berpikir ilmiah.” Metoda beliau pun begitu, terlebih dahulu kami ditunjukkan bukti-bukti peninggalan sejarahnya, memikirkan hubungan dari satu bukti ke bukti lain yang tertulis di buku. Lalu disuruh mensistesis masalahnya hingga akhirnya menarik kesimpulan yang tetap bisa disusun menjadi cerita yang menarik.

Ketika secara kebetuan menyaksikan tayangan Ancient Aliens di History Channel, saya kok jadi teringat dengan metodologi pelajaran sejarah yang diajarkan guru sejarah di SMA dulu ya? Menarik sekali, tayangan Ancient Aliens tersebut mengajak pemirsa sama-sama berpikir dan menelaah berdasarkan data-data ilmiah yang ditemukan. Para peneliti yang terlibat di acara tersebut benar-benar menunjukkan sifat Open Mind dan Berpikir Out of The Box.

Hal lain yang membuat saya semakin antusias menyaksikan, bahkan menelaah hingga menganalisis tayangan Ancient Aliens, karena ada beberapa titik temu dengan kepingan-kepingan puzzle sejarah peradaban manusia yang saya temukan di Glosarium Novel Arkhytirema yang ditulis oleh Kang Dicky Zainal Arifin. Misal, pada pembahasan Hidden Pyramids, ada  persamaan persepsi pada pembahasan mengenai Gunung Padang. Memang sih, tidak setiap orang menganggapi tayangan ini dengan positif, ada juga yang menganggap tayangan ini sebagai tayangan pembodohan yang tidak mendidik.

Meskipun demikian, saya berpendapat, pelajaran Sejarah di sekolah-sekolah yang diajarkan pasti akan jauh lebih menarik kalau materi ini masuk ke kurikulum… karena pembahasan jauh lebih luas dan komprehensif… Apa kita tidak bosan melihat dan merasakan anak-anak sekolah sekarang cuma dicekokin sejarah yg sesuai kepentingan politik? Andai anak-anak sekolah sekarang menikmati Tayangan Ancient Aliens ini, jangan heran kalau mereka akan bersikap jauh lebih kritis pada pelajaran lain, seperti Pelajaran Pendidikan Agama misalnya… 🙂

Saya pribadi pun jadi timbul petanyaan, seperti :
Apa hubungan para Ancient Aliens ini dengan Nabi Adam AS sebagai manusia pertama yg turun ke Planet Bumi? Benarkah ada kehidupan manusia lain di planet-planet di galaksi-galaksi lain? Ini adalah satu masalah yang para Ustadz harus pelajari secara mendalam, karena masalah ini makin sering ditanyakan para santri bedegong yang berpikir kritis.

Saya senang sekali ketika membaca Tafsir Al Azhar Prof Dr Hamka, beliau mengamini kemungkinan adanya kehidupan di luar galaksi kita yg jumlahnya milyaran itu…

Tapi saya cukup prihatin ketika buku Ensiklopedi Mukjizat Al Quran dan Hadis, terbitan Sapta Sentosa, yang lebih modern, yang katanya disusun oleh para ahli tafir Al Qur’an dan Hadis, kok justru memberi jawaban dangkal yg melemahkan semangat berpikir, dengan kalimat : “Itu cuma khayalan belaka! Itu cuma Science Fiction!”  😕  Terus terang, saya tidak sependapat dengan buku tersebut.


Apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka telah mendengar dengan seksama dan menggunakan AKAL mereka untuk mendapatkan petunjuk? Sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti perintah mimpi- mimpi kosong mereka. Mereka telah menjadi seperti binatang ternak yang tidak memiliki keinginan sama sekali selain makan, minum dan mengejar kesenangan duniawi. Mereka tidak berfikir apa-apa yang ada di balik itu semua. Bahkan posisi mereka lebih jelek dari binatang ternak. Sebab, binatang ternak tunduk mengikuti tuannya yang menggiring kepada kebaikan dan menjauhkannya dari yang mencelakakannya. Sementara mereka mencampakkan diri mereka kepada kehancuran.- Qs~25-Al-Furqan : 44

Last but not least, Maha Benar Allah Dengan Segala Firman-Nya, dan betapa terbatasnya kemampuan manusia dengan segala tafsir-tafsirnya. Kemampuan akal manusia memang terbatas, masalahnya, sampai sejauh mana batasnya? Batas kemampuan tiap manusia belum tentu sama bukan?

 

Comments

comments

Related Post


Para Angkoters.. Move On, donk!
Para Angkoters.. Move On, donk!

Menutup transportasi online bukan solusi untuk meningkatkan taraf ekonomi para…

Telkom Memang Terbukti Menjebak Konsumennya
Telkom Memang Terbukti Menjebak Konsumennya

Antara Indihome dan MNC Play Media Bagian 1 : Telkom Indihome…

Mengambil Hikmah dari Kemenangan Portugal di EURO 2016
Mengambil Hikmah dari Kemenangan Portugal di EURO 2016

Sejak kecil hingga sekarang, saya memang penggemar Sepak Bola. Karena…





Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *