Internet Indihome Lemot? Mungkin Modemnya Cuma Perlu Direset Saja

Sudah cukup lama saya berlangganan Indihome. Selama berlangganan sejak Agustus 2014 hingga sekarang, Alhamdulillah, saya termasuk pelanggan yang jarang sekali terganggu dengan masalah internet lemot, TV Kabel mati, atau masalah-masalah lain yang biasa dihadapi teman-teman saya yang sekarang sudah beralih ke Provider lain setelah jengkel dengan kualitas layanan Telkom. Satu-satunya hal menyebalkan dari Indihome yang saya alami adalah Telemarketing lebay yang rajin menawarkan penambahan fitur-fitur yang tidak saya butuhkan, he he…

Pada tulisan ini, saya ingin berbagi pengalaman saja. Selama dua tahun berlangganan Indihome, saya juga pernah beberapa kali mengalami penurunan kecepatan akses internet. Saat terjadi “gangguan internet Indihome lemot”, tidak selamanya nelepon ke 147 menjadi solusi terbaik. Pengalaman saya, nelepon ke 147 itu sering tidak menyelesaikan masalah. Proses dari laporan ke pengiriman teknisi sangat lambat dan mengecewakan. Daripada nelepon 147, mending datangi aja Plaza Telkom terdekat, syukur-syukur bisa langsung “nyulik” teknisinya ke rumah kita buat langsung ambil tindakan.

Tapi masalah yang saya alami di sini, seringkali bisa diselesaikan tanpa menghubungi 147. Jika teman-teman pernah mengalami koneksi internet Indihome yang tiba-tiba memburuk, sinyal full bar tapi gak bisa browsing sama sekali, semua lampu led yang ada di modemnya tetap menyala berwarna kuning, kemungkinan besar modem kalian perlu direset ulang. Cara resetnya gampang banget kok, tinggal colok aja lubang kecil yang ada tulian “Reset”nya di bagian pinggir modemnya pakai lidi atau kawat. Biar jelas saya fotoin modemnya ya…

Setelah lubang “Reset” tersebut dicolok, lampu akan berkedip sesaat, lalu hidup kembali. Akibat proses reset tersebut, username dan password yang biasa kita pakai akan kembali ke keadaan semula saat modem belum disetting. Username dan Password tersebut dapat dilihat di bagian bawah modem

Setelah itu, teman-teman tinggal setting ulang username dan password tersebut agar sesuai dengan keinginan kita, melalui laptop atau PC yang kita hubungkan ke internet tersebut.

Masuklah melalui browser ke 192.168.1.1 :

Lakukan perubahan Username dan Password di sini

Setelah proses ini berjalan lancar, biasanya, menurut pengalaman pribadi, kecepatan internet akan kembali normal dan lancar seperti biasa. Silahkan dicoba, teman-teman. Bagaimana? Gampang Khan? 🙂

Oh iya, satu lagi. Modem dan STB TV kabel kita juga sekali-sekali perlu diistirahatkan sejenak. Jika dalam satu bulan terus menerus menyala, kadang terjadi penurunan performa. Biasanya, seminggu sekali saya matikan modemnya sekitar satu jam, setelah itu nyalakan kembali.

Telemarketing Telkom Indihome… Cape Dech…

Sudah cukup lama saya berlangganan Indihome. Sejak saya mulai berlangganan pada bulan Agustus 2014 hingga sekarang, saya jarang mengalami kendala seperti lemotnya jaringan internet ataupun gangguan TV Kabel seperti yang sering dikeluhkan teman-teman saya yang saat ini sudah ganti provider semua.

Saya baru saja mengupgrade STB TV Kabelnya dengan Hybrid Box pada pertengahan bulan Juni kemarin. Alasannya sederhana saja. Saya sering menonton youtube. Saking seringnya, bahkan saya sering menggunakan TV 32 inch saya sebagai layar monitor komputer. Biar bisa nonton youtube lebih puas saja. Ternyata anak-anak saya pun senang menyaksikan tayangan youtube. Selain menonton kartun-kartun kesayangannya, mereka senang mencari film-film yang berkaitan dengan hobi dan kreativitas: pelajaran menggambar, memasak, hingga membuat kerajinan tangan dengan stick ice cream. Meskpun butuh tambahan sewa STB sebesar 80rb, rasanya ini tetap worth it buat saya. Setelah hybrid box terpasang pun, saya cukup senang dengan tawaran berlangganan iflix secara gratis selama 6 bulan.

Akhir-akhir ini ada beberapa hal yang cukup pantas saya keluhkan :

  1. Layanan Youtube sering terputus
  2. Layanan Iflix sering terputus. Soal Iflix, saya juga agak mengeluhkan tayangan Gojek Traveloka Liga 1 yang tetap tidak bisa tampil di layar TV, padahal di HP dan Laptop gak masalah.

Tapi buat saya pribadi sih, gak terlalu masalah juga, karena youtube dan iflix yang sering putus, itu hanya terjadi di televisi saja. Untuk penggunaan di handphone dan di laptop masih tetap lancar.

Satu hal yang paling nyebelin dari Telkom Indihome adalah Telemarketing. Sumpah, Telemarketing Indihome itu buat saya pribadi mah nyebelin banget. Mereka sering nelepon dan menawarkan berbagai fitur tambahan yang tidak saya butuhkan. Dan tawaran-tawaran mereka bersifat menodong dan menjebak! Saya punya beberapa bukti rekamannya, he he he…

Pertama, mereka nawarin fitur Telpon Mania telepon sepuasnya ke semua pengguna Telkomsel. Fitur ini mungkin bagus buat orang lain, tapi tidak untuk saya. Keluarga saya pada pake Indosat semua. Mau nelepon sepuasnya ke siapa? Pada teman pemakai Telkomsel, rata-rata saya hanya butuh waktu 1 hingga 2 menit per telepon saja untuk janjian ketemu. Jarang sekali saya ngobrol berjam-jam di telepon.

Tawaran kedua yang saya alami adalah penambahan fitur wifi.id, yang biayanya adalah Rp. 10rb / bulan per alat. Fitur ini memang bermanfaat untuk orang-orang yang tiap hari maen ke taman-taman yang dipasangi wifi.id, tapi buat saya tidak! Selama melakukan aktivitas mobile di luar, saya sudah cukup terbantu dengan layanan data selular yang ada di HP saya. Lagipula tidak setiap tempat yang saya kunjungi sudah dilengkapi dengan wifi Telkom khan?

Tawaran ketiga yang sala alami adalah upgrade STB ke hybrid box sekaligus pasang STB HD tambahan. Kalau hybrid box memang saya butuhkan. Tapi STB HD tambahan? Nggak dech. Untuk televisi berukuran hingga 32 inch, HD movies tidak terlalu kerasa bedanya kok dengan film-film biasa. Kalaupun pasang STB tambahan, saya hanya membutuhkan STB biasa untuk orang tua saya, yang hanya membutuhkan tayangan TV biasa yang lebih jernih gambar dan suaranya dibandingin antena luar yang biasa dipakai saat ini. Ibu saya hanya butuh tayangan TV bagus buat nonton tayangan Mamah Dedeh dan Telenovela, gak butuh HD movies! Walhasil, saya hanya menerima hybrid box nya saja, STB lama dipasang di ruangan lain tempat ibu saya nonton TV, STB HD yang ditawarkan saya tolak!

Tawaran keempat yang saya terima adalah penambahan Disney dan Disney Junior Channel, di mana saya akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 20rb,-/bulan di luar PPn. Ya jelas saya tolak lah! Lha wong anak-anak saya nggak pernah nonton Disney Channel. Kebutuhan hiburan kartun mereka sudah sangat terpenuhi oleh tayangan-tayangan di Youtube yang mereka browsing sendiri! Kalaupun nantinya butuh, nggak perlu lewat telemarketing-telemarketing nyebelin yang memaksa, menjebak dengan berbagai trik, dan nelepon di saat yang tidak tepat! Cukup aktivasi sendiri lewat menu di layar TV.

Jangan Terlalu Percaya Sistem Kuota Rollover Indosat


Hari selasa tanggal 4  juli kemarin adalah waktu habisnya masa aktif paket data indosat saya. Seperti biasa, beberapa hari sebelum masa aktif berakhir, saya lakukan isi ulang pulsa, supaya jumlah pulsanya lebih dari 59.000 agar cukup dipakai perpanjangan otomatis. Setelah saya isi pulsa, lalu cek dengan aplikasi MyIm3 di android saya :

Ada beberapa hal yang membuat saya bertahan sebagai pelanggan indosat sampai saat ini. Pertama, kebetulan istri saya, anak saya, adik saya, ibu saya, sampai mertua saya, semuanya menggunakan indosat. Dengan terdaftar di paket Freedom Combo, saya bisa nelepon dan SMS tanpa batas pada sesama pengguna Indosat. Kedua, Indosat menjanjikan  kuota rollover, kuota yang tidak hangus di akhir periode yang akan terus terbawa ke bulan selanjutnya. Lumayan juga buat saya yang senang nonton iflix dan youtube saat ada watu senggang di jalan.

Namun pada hari itu terdapat beberapa kejutan yang membuat saya shock :

Seperti bulan-bulan sebelumnya, di saat masa aktif diperpanjang, saya mendapatkan beberapa SMS notifikasi dari indosat.

Namun yang mengejutkan, beberapa detik kemudian, saya mendapat sms pemberitahuan bahwa paket saya “tidak diperpanjang”.

Hah? Kok bisa? Paket data hanya tidak diperpanjang jika sisa pulsanya tidak cukup. Sisa pulsa saya khan 79 rb-an, yang dibutuhkan untuk paket data khan cuma 59rb. Masa iya nggak cukup? Saya segera cek sisa pulsa di HP saya.

Astaghfirullah! Ini mah kebangetan pisan! Paket data gagal diperpanjang tapi pulsa saya tetap berkurang 59 rb juga. Setelah itu saya dimasukan ke dalam mode Pay as You Go yang membuat pulsa saya terkuras habis dengan kecepatan tinggi hingga nol rupiah! Ini mah anjir sekali atuh saudara-saudara… 🙂

Seperti bulan sebelumnya, setiap ada hal yang tidak nyaman, selalu me-mention twitter indosatcare untuk mencari solusi. Lalu Indosat mengarahkan saya pada chat via DM…

Setelah beberapa kali chat di DM, dengan disertai kirim-kirim bukti screenshoot kronologis kejadian, akhirnya pihak Indosat menelepon, dan memberikan tawaran solusi :

  1. Sisa Pulsa sebesar 20.700 dikembalikan
  2. Paket data diaktifkan kembali

Namun Indosat minta maaf karena tidak bisa mengembalikan sisa kuota rollover yang hilang karena ter-reset. Walaupun saya maafkan, tapi tetap saja sudah dirugikan toch? Mau bagaimana lagi, kuota Roll-Over yang katanya gak dihanguskan seperti operator lain, nyatanya tetap dihanguskan juga secara kesalahan teknis yang canggih. Inilah hasil akhir perjuangan menuntut keadilan pada Indosat :

Apa boleh buat, daripada rugi total, saya deal-kan penawaran tersebut.

Mungkin ini saatnya saya memikirkan kemungkinan untuk balik minta maaf pada Indosat Ooredoo… Minta maaf karena terpaksa pindah Provider, he he…

Tarif nomor XL ku ternyata Cukup Unik

Saya baru nyadar tarif XL yang saya pakai ternyata beda. Saya naru ngeuh nerada di tarif ini dari SMS yang muncul beberapa detik setelah menelepon.

60 rupiah per menit ke semua operator untuk 2 menit pertama, selanjutnya jadi 150 rupiah per menit.

Tarif ini mungkin akan terasa mahal kalo dipakai ngobrol berjam jam. Tapi buat saya pribadi yang kebutuhan telponnya bicara seperlunya, tarif ini cukup ideal. Apalagi ini berlaku ke semua operator.

Saya tidak tahu lapan awalnya tarif ini berlaku untuk saya. Mungkin karena saya termasuk pelanggan setia yang sudah lebih dari 5 tahun nomornya tidak pernah mati.

Sebelumnya, saya berada di tarif “rame” yang saat ini sudah gak ada di daftar tarif XL terkini. Saya juga belum bisa memastikan apakah semua pemakai XL yang dulunya berada di skema tarif rame otomatis berada di tarif ini. Karena dalam website resmi XL pun saya menemukan penjelasan resmi mengenai tarif ini.

Sinyal Indosat Lemot di Awal Ramadhan 2017

Saya salah satu pelanggan setia Indosat. Paket Data favorit saya adalah Freedom Combo. Selama beberapa tahun berlangganan, baru kali ini saya mengalami lemotnya sinyal internet Indosat. Saya baru nyadar sinyal lemot saat temen banyak yang komplen, pesan WhatsApp nya belum dibuka katanya. Padahal memang nggak merasa ada pesan masuk. Barulah ketika terhubung ke Wifi, pesan-pesan terpending pun mengalir deras seperti hujan…:D

Satu dua hari masih saya maklumi, lagipula, saya toch banyak terbantu wifi Indihome. Tapi kalau gangguan sudah satu minggu, ya saya merasa perlu juga komplain juga atuh. Meskipun ada wifi, sinyal internet Indosat ini sering membantu saya saat menulis dan posting di wordpress. Sebagus-bagusnya Indihome, kadang ada juga masa leletnya. Saat itu terjadi, sinyal indosat sering menolong. Tapi kalau sinyal indosat terus memburuk, haruskah saya ganti operator? Belum tentu harus beralih ke Telkomsel yang lebih mahal sih, sinyal Tri yang lebih cocok di kantong di daerah saya sih masih cukup bagus…

Saya mention aja twitter @indosatcare nya…

Masalahnya, aktivitas saya sehari-hari khan di lantai bawah ya, yang coverage sinyal indosat saat ini masih buruk. Jika keburukan ini berlanjut hingga bulan Syawal, sepertinya saya mulai mempertimbangkan untuk pindah operator neh. Tapi semoga tidak. Salah satu alasan saya menggunakan Indosat itu karena ada kebijakan Kuota Roll-Over. Biasanya, karena sudah terbantu wifi Indihome, setiap bulannya saya hanya menggunakan kuota Bonus 4G dan Kuota Aplikasinya saja. Kuota Roll Over jarang keambil, apalagi kuota utamanya. Jadi memang agak kurang nyaman jika harus pindah operator lagi.

Update :

Sinyal internet 4G Indosat untuk areal Buah Batu – Turangga kembali normal dan cepat seperti biasa pada hari ke-3 Lebaran. Saya tidak tahu hal ini terjadi karena faktor perbaikan jaringan yang dilakukan Indosat atau karena penurunan tingkat kemacetan lalu lintas data pasca lebaran. Yang jelas ini adalah sesuatu yang positif.

 

Artikel Terkait :

Kesalahan Sistem Indosat Bikin Pelanggan Gondok