Memahami Makna Spiritual Wudhu

Memahami Makna Spiritual Wudhu

Masih ingatkah kapan kita pertama kali belajar wudhu? Pemikiran tentang berwudhu timbul ketika anak saya bertanya, “Ayah, berwudhu itu harus menggunakan air bersih khan? Kenapa kalau tidak ada air kita boleh bertayamum dengan debu? Debu itu khan kotor, Yah? Melalui berbagai obrolan dengan teman-teman, beberapa orang ustadz, saya menemukan jawaban yang saya bagi dengan teman-teman …

Continue reading →

Khawatir dan Sedih Hati…

Jika hati dan pikiran kita senantiasa diliputi oleh banyak rasa kekhawatiran dan sedih hati… mungkin sudah waktunya kita mentadaburi ayat-ayat berikut : Barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Al Baqarah : 38) Biapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan …

Continue reading →

Marah, Benci, dan Sedih Itu Enak…

Di dalam Al Qur’an surat Al Baqarah 112 dinyatakan bahwa orang beriman itu dia tidak khawatir dan tidak pula sedih hati. Mengapa? karena orang beriman tidak dipermainkan oleh pikirannya sendiri . Marah, Benci, Sedih itu ternyata diajarkan, dan kita diajarkan semua itu disesuaikan dengan budaya setempat. Misalnya : kita diajarkan kalau diludahi orang lain apalagi …

Continue reading →

Aturan Gawe Manusia

Aturan Gawe Manusia

Aturan GAwe MAnusia atau AGAMA bertujuan agar terjalin hubungan baik manusia dgn manusia, manusia dgn alam, manusia dgn Sang Pencipta. Di dalam Agama ada ritual dan simbol agar manusia mengerti dan mengejawantahkannya dalam kehidupan sehari-hari hingga terbentuk harmoni. Di dalam Agama diajarkan bahkan diperintahkan untuk : Turunkan EGO dan maklumi orang lain, atau istilah lainnya …

Continue reading →