LEMBAGA SENI BELA DIRI HIKMATUL IMAN INDONESIA


Hikmatul Iman sudah bubar? Secara badan hukum iya. Yayasan Hikmatul Iman sudah resmi dibubarkan. Tapi orang-orangnya bermetamorfosa menjadi Lanterha The Lemurian Meditation. Meskipun secara hukum sudah bubar, saat kita berbicara tentang Lanterha, kita tidak bisa mengesampingkan peran besar dari LSBD Hikmatul Iman. Sejarah mencatat Lembaga Hikmatul Iman telah melalui perjalanan panjang yang berliku selama 27 tahun. Banyak catatan sejarah dan prestasi yang telah ditorehkan oleh Hikmatul Iman. Tanpa ada Hikmatul Iman terlebih dahulu, Lanterha tidak mungkin lahir.

Setelah Hikmatul Iman menjadi kenangan, apakah kita harus membuang segala sesuatu yang berbau Hikmatul Iman? Tidak! Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarahnya. Banyak catatan sejarah positif mengenai Hikmatul Iman yang tenggelam dalam mesin pencarian google. Dulu sekitar tahun 2000-an awal, informasi mengenai LSBD Hikmatul Iman dapat kita akses melalui website resminya yang bernama www.hikmatul-iman.com. Namun website tersebut telah lama mati. Ada dua buah blog bernama hikmatuliman.blogspot.com dan hikmatuliman.wordpress.com, yang ternyata isinya kosong, nggak ada informasi apa-apa di dalamnya!

Sekitar 5-6 tahun yang lalu, nama baik Hikmatul Iman mulai dicemarkan oleh blog milik Peruqyah Perdana Akhmad dan seorang mantan Hikmatul Iman bernama Mohamad Jeprie asal Ciajur. Sejak itulah, informasi di mesin pencarian Google mulai didominasi oleh berita-berita negatif. Selama bertahun-tahun, seolah tidak ada yang berusaha meng-counter pemberitaan negatif tersebut. Alih-alih mengcounter secara elegan, teman-teman kami di LSBD Hikmatul Iman justru banyak yang terprovokasi, mereka ikut aktif berkomentar dan membantah tuduhan-tuduhan blog metafisis dan hikmatulimanwatch di kolom komentar blog mereka. Patut disayangkan memang, karena dengan cara ikut berdebat di blog tersebut, tetap saja tidak membuat blog negatif tersebut menjadi positif. Yang ada hanyalah menaikan rating blog mereka, sehingga tanpa kita sadari, pemberitaan negatif tentang Hikmatul Iman malah semakin naik ratingnya di Google.

Cara terbaik untuk mengimbangi berita negatif adalah membuat blog sendiri. Jika ada berita negatif dari Haters, bantahlah dalam artikel dan postingan yang kita muat di blog sendiri. Saya sangat mengapresiasi Kang Ashari dan team yang telah membuat website hikmatuliman.or.id menjadi sebuah blog yang elegan dan profesional.

Tapi sayangnya, seiring dengan bubarnya Yayasan Hikmatul Iman, website hikmatuliman.or.id pun ternyata harus ikut dibubarkan. Akibatnya, semua informasi resmi yang berkenaan dengan organisasi ini pun ikut hilang. Saya pribadi sangat menyayangkan hal ini. Bukan karena saya nggak mau move on, bukan karena saya ingin mengibarkan kembali masa-masa kejayaan Hikmatul Iman yang sudah berjalan selama 27 tahun lebih itu. Bukan! Melainkan karena sudah terlalu banyak berita negatif pemutar balikan fakta yang bertebaran di dunia maya. Berita negatif tersebut tetap saja akan berimbas pada pemberitaan Lanterha, karena Lanterha merupakan hasil transformasi dari Hikmatul Iman.  Pengurus Pusat Lanterha memang sudah mulai membuat website resmi sendiri, meskipun demikian, saat ini nampaknya masihbelum bisa mengimbangi kecepatan Haters yang terus menebar berita negatif ke masyarakat. Butuh dukungan dari blog-blog pribadi para anggota dan simpatisan. Coba perhatikan hasil pencarian di Google dengan kata kunci “Hikmatul Iman” pada saat saya belum memposting artikel ini di sini…

Hikmatul Iman di Google Search Engine 7 April 2017

Mengingat banyaknya berita-berita negatif tentang Hikmatul Iman yang ditulis oleh pihak-pihak yang sengaja mendeskriditkan lembaga ini, saya merasa perlu mengumpulkan data-data tentang perguruan bela diri ini, dan mengumpulkannya dalam sebuah artikel di sini, agar masyarakat mendapatkan informasi yang berimbang dan obyektif. Kenapa? Dari mana lagi masyarakat akan mendapatkan informasi tentang Hikmatul Iman saat organisasinya sudah bubar dan website resminya ikut dihapus? Tulisan ini saya buat berdasarkan penelusuran dari data-data yang tersebar di berbagai sosial media.

Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman Indonesia (LSBD HI) merupakan perguruan beladiri yang didirikan oleh Dicky Zainal Arifin di Bandung pada tanggal 20 April 1989, dan merupakan perguruan dengan aliran beladiri tersendiri dan tidak berafiliasi dengan perguruan manapun.

Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI) Indonesia merupakan pendidikan non-formal dari Yayasan Hikmatul Iman Indonesia yang lahir di bumi pertiwi ini dengan mendasarkan diri pada hakikat dan syari’at hukum-hukum Islam.

Inilah informasi singkat tentang Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman….

Yayasan Hikmatul Iman Indonesia lahir melalui akta pendirian pada tanggal 20 April 1989. Yayasan ini didirikan oleh Kang Dicky Zainal Arifin yang sekaligus sebagai Guru Utama LSBD HI Indonesia. Pada awalnya lembaga ini bernama Al-Hikmatul Iman, namun dikarenakan menurut tata bahasa dinilai kurang tepat, nama tersebut diubah menjadi Hikmatul Iman.

Yayasan Hikmatul Iman Indonesia mengemban misi untuk turut mengembangkan kehidupan pendidikan, sosial dan ekonomi, disamping itu pembinaan mental dan spiritual terhadap generasi muda dilakukan oleh yayasan ini, sehingga akhlakul karimah dan ketaatan pribadi muslim tersentuh untuk menciptakan manusia yang cukup mampu ilmu dan amalnya guna mengembangkan syiar Islam di zaman sekarang.

Dalam hal ini, tiga materi pokok yang saling berkaitan yang akan diajarkan di LSBD HI Indonesia, adalah:

Tenaga Dalam,

Tenaga Metafisika,

Tenaga metafisika adalah energi yang menyelubungi tubuh manusia berupa aura. Energi ini dapat diperkuat melalui penyerapan tenaga dari alam. Apabila energi ini sudah kuat, gelombang frekwensi energi tersebut dapat diubah-ubah menjadi berbagai macam bentuk, jenis maupun sifat sebagaimana yang kita inginkan.Keberadaan tenaga ini dapat dibuktikan dan dapat digambarkan secara visual melalui pemotretan dengan kamera KIRLIAN, yaitu sejenis kamera yang dapat mendeteksi sekaligus menggambarkan lingkaran energi yang menyelubungi tubuh manusia. Setiap makhluk yang bernyawa pasti memiliki energi metafisika ini.Kekuatan ini terdiri dari ion-ion positif dan negatif sehingga dapat dimodifikasi dengan kekuatan tanpa batas, dengan catatan energi dimiliki orang tersebut besar sekali, dan itu bisa dilatih. Tenaga ini memiliki jenis atau ras tersendiri dan mempunyai sifat hukum tersendiri. Kegunaannya sangat banyak sekali, bahkan tanpa batas. Asal kita mau memperkuatnya dengan jalan menyerap tenaga dari aiam.Dengan kekuatan energi metafisik ini, kita dapat melakukan pengobatan, pertahanan jarak jauh, lari cepat, melawan dan menghancurkan jin, dan ribuan kegunaan lain. Kekuatan metafisika ini tanpa batas, selama kita mau memperkuatnya.Di dalam Surat Ar-Raad: 11 dinyatakan bahwa manusia dijaga oleh sesuatu yang dibahasakan dalam tafsir Al-Quran dengan istilah malaikat, mungkin zaman dulu belum ada istilah enersi sebab apabila yang dimaksudkan adalah malaikat, Al Qur’an biasanya menyatakan dengan namanya misalnya: Maiaikat Jibril. Energi ini yang kita kembangkan sehingga menjadi dahsyat sekali.

Ilmu Silat.

Setelah melatih kelenturan… Baru melatih tendangan dan sapuan…

Video kiriman Dicky Zainal (@dicky_zainal) pada

Semua itu diajarkan kepada yang berminat dengan tujuan :

  1. Membentuk manusia yang selalu bertaqwa kepada Allah Swt. Hal ini sesuai dengan firman-Nya dalam Al – Quran: “Dan Aku (Allah) tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu” (Q.S. Adz-Dzariyat :56).
  2. Membentuk manusia Indonesia yang kuat secara fisik dan mental.
  3. Hendak mengajarkan sistem pernafasan Tenaga Dalam hasil olahan LSBD HI yang apabila dilatih sangat ringan namun mampu menghasilkan Tenaga Dalam yang memiliki hasil yang maksimal.
  4. Melestarikan peninggalan leluhur bangsa Indonesia.

Dalam hal ini perlu dijelaskan mengenai arti dari Hikmatul Iman yaitu hikmahnya orang yang beriman. Jadi yang paling utama adalah keimanan dan ketaqwaan, bukan keilmuan, sebab yang namanya ilmu itu hanya daya tarik dari organisasi yang bertujuan syiar Islam ini. Oleh sebab itu ilmu-ilmu yang diajarkan di LSBD HI tidak mengenal kata akhir dan semua ilmunya tidak sama dengan perguruan manapun, hal-hal tersebut dapat dijelaskan serta dibuktikan secara logis.

Meskipun banyak informasi kontroversial yang beredar di masyarakat, namun inilah Hikmatul Iman yang saya kenal dan saksikan sendiri aktivitasnya.

Hikmatul Iman berlatih secara rutin di berbagai ranting dan cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Secara berkala, mereka mengadakan demo di ranting tempat mereka berlatih, untuk menarik minat para calon anggota baru :

This slideshow requires JavaScript.

Anggota Hikmatul Iman terdiri dari berbagai usia :

Anak-anak

This slideshow requires JavaScript.

Pemuda pemudi harapan bangsa

This slideshow requires JavaScript.

Bapak-bapak, ibu-ibu hingga kakek-nenek yang selalu berjiwa muda.

This slideshow requires JavaScript.

Hikmatul Iman mempunyai gathering nasional tahunan yang disebut Latgabnas. Acara ini menjadi event reuni dan silaturahmi keluarga besar Hikmatul Iman.

This slideshow requires JavaScript.

Beberapa arsip Latgabnas LSBD Hikmatul Iman yang saya arsipkan dalam blog ini :
Latgabnas 2014 di Pelabuhan Ratu
Latbagnas 2015 di Yogyakarta
Latgabnas 2016 di Palutungan Kuningan

Kegiatan tahunan lain yang diselenggarakan oleh Hikmatul Iman adalah Milad. Event ini merupakan ajang unjuk kemampuan dari para anggota yang tersebar di berbagai cabang ranting di seluruh Indonesia. Event ini sering diisi berbagai macam lomba keterampilan dan ketangkasan, seperti tarung bebas, kerapihan teknik, hingga lomba kekuatan pematahan kikir dll. Beberapa event yang terdokumentasikan dalam blog ini antara lain :
Milad Hikmatul Iman ke-23
Milad Hikmatul Iman ke-25

Banyak diantara anggota Hikmatul Iman yang mengamalkan hasil latihannya dalam bentuk Terapi Energi untuk kesehatan masyarakat.

This slideshow requires JavaScript.

Komunitas Hikmatul Iman mengembangkan satu jenis pupuk organik yang bernama POC DZA. Resep dan cara pembuatan pupuk ini dibagikan ke masyarakat secara gratis, bahkan Hikmatul Iman memberikan pelatihan cara pembuatan pupuknya agar bisa diproduksi massal dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

This slideshow requires JavaScript.

Komunitas Hikmatul Iman pun mengembangkan inovasi di bidang kemandirian energi untuk masyarakat, mulai dari Bahan Bakar Air

This slideshow requires JavaScript.

Hingga Generator Tanpa Bahan Bakar

This slideshow requires JavaScript.


Artikel lain yang berhubungan dengan Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman :

 

Demikian tulisan dokumentasi singkat ini saya buat, semoga bermanfaat bagi sidang pembaca …..

 

Siapa Sih Kang Dicky Zainal Arifin Itu?

Dicky Zainal Arifin atau lebih dikenal dengan Kang Dicky ini adalah Guru Utama sekaligus pendiri Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman Indonesia yang sudah dipimpinnya selama 27 tahun. Sejak bulan April 2016 lalu,  LSBD HI sudah bertransformasi dalam wadah yang lebih global bernama Lanterha The Lemurian MeditationKang Dicky juga merupakan pembina dari Komunitas Kumara yang bergerak di bidang kesehatan menggunakan metoda Olah Nafas.

Saat ini, nama Kang Dicky makin dikenal oleh masyarakat Indonesia karena banyak hal. Pertama, karena komunitas yang dipimpinnya semakin membesar dan semakin dikenal di masyarakat. Kang dicky dikenal sebagai guru silat, ahli pengobatan alternatif, dan inovator dari berbagai teknologi tepat guna. Sudah beberapa kali juga Kang Dicky tampil di layar televisi pada berbagai acara, mulai dari acara siraman rohani, pendidikan anak, kuliner, hingga pengenalan berbagai inovasinya di bidang energi ke masyarakat.

This slideshow requires JavaScript.

Meskipun saya sudah mulai familiar dengan nama Hikmatul Iman sejak tahun 1992, namun baru bertemu langsung dengan beliau tahun 2002, saat mengantar teman yang ikut berobat sebagai pasien Kang Dicky. Saat itu Kang Dicky membuka praktek pengobatan di Jl. Karawitan 74A. Saya masih ingat, waktu itu prakteknya dimulai dari jam 1/2 2 dini hari hingga subuh. Calon pasien mulai mengambil nomor antrian sejak jam 12 malam.

Saat artikel ini ditulis, alamat praktek pengobatan Kang Dicky di Bandung sudah berpindah alamat ke Jl. Rajamantri Kulon 14A Bandung, dengan waktu praktek Sabtu dan Minggu pagi.

Pada waktu itu saya begitu terkesan dengan kemampuan deteksi dan analisis penyakit-penyakit pasiennya. Sepertinya begitu mudah bagi beliau untuk “melihat” dengan tepat detail penyakit pasiennya tanpa menggunakan peralatan-peralatan canggih laboratorium. Dan yang paling fenomenal, ketika dibandingkan dengan hasil tes lab kedokteran dan analisis dokter spesialis terbaik, hasilnya persis sama. Menurut Kang Dicky, ini bukan hal yang luar biasa, siapapun bisa mempelajarinya. Terbukti memang saya menemukan cukup banyak murid-murid Kang Dicky yang punya kemampuan terapi kesehatan yang cukup mumpuni dan diakui masyarakat.

praktek pengobatan kang dicky_hikmatul-iman
Kang Dicky sedang menerapi pasien-pasiennya.

Sekilas tentang latar belakang keluarganya, Kang Dicky adalah Suami dari Risti Aristia Finia dan ayah dari Pertala Maruta Mandraguna serta Reksa Gumarang Kencana. Beliau lahir di Bandung pada tanggal 22 Maret 1968.

Saat ia sekolah di tingkat dasar, Kang Dicky termasuk yang paling berani dan kritis. Ia sering bermasalah dengan guru. Ia berani tampil seorang diri mengajukan protes saat guru sekolahnya melakukan praktik yang menyimpang. Kala itu Kang Dicky menduga guru tersebut memakan uang siswa. Di SMP dia sering dikeluarkan saat pelajaran karena selalu terlibat adu argumen. Ia menggugat ketidaksesuaian informasi yang diberikan guru dengan buku bacaan yang dipelajarinya.

Di SMU pun demikian, saya sempat berurusan dengan 3 guru. Saya langganan guru BP, karena sering terlibat debat dengan guru. Saat itu, pendidikan kita masih mengajarkan bahwa guru adalah sumber kebenaran dan segalanya, sehingga hanya patut digugu dan ditiru. Adu argumen menjadi sesuatu yang tidak lazim dilakukan dan dianggap melanggar,” jelasnya.

Karakteristik Kang Dicky ketika kecil ini dilakukan pula oleh anak sulungnya yaitu Kang Pertala. “Tak jarang saya dipanggil pengajarnya, bahkan ia sekarang pindah sekolah pun karena terlalu sering anak saya berurusan dengan guru. Ia berani protes bila ada yang tidak benar. Banyak referensi dari saya, tetapi berbeda dengan guru,” papar Kang Dicky.

Yang jadi pedoman bagi Kang Pertala adalah orangtua, dan itu yang seharusnya dilakukan oleh orang tua saat ini, lanjutnya. Sehingga tidak kehilangan wibawa dan melepas tanggung jawab pendidikan serta pengajarannya pada sekolah. Bagaimana pun orang tua yang akan dimintai tanggung jawab terhadap apa yang dilakukan anaknya. Sekolah hanya membantu orang tua, bukan sebaliknya.

divider

Beberapa karya tulis Kang Dicky :

  • Novel TRILOGI ARKHYTIREMA,
  • Buku Tenaga Dalam dan Tenaga Metafisika Sesuai Syariat Islam,
  • Sehat dengan Olah Nafas, Energi dalam Perspektif Telaah sebagai Upaya Pendekatan menurut Ajaran Islam,
  • Manfaat Tenaga Dalam dan Tenaga Metafisika bagi Kehidupan Kita,
  • Belajar Mudah Khusyu dalam Shalat.
  • Energi Tubuh Manusia.
  • Buku Saku Kesadaran

Beberapa Fakta Tentang Kang Dicky :

Kang Dicky mahir memainkan alat musik dan pernah mengeluarkan album lagu rohani DOA. Lagu karya terbaru yang resmi dikeluarkan Kang Dicky adalah Hymne Lanterha (Lanterhian Song).

Kang Dicky Memiliki Panti Rehabilitasi Narkoba Rumah Terapi Hikmatul Iman (RUTE).Metode detoksifikasi dari Kang Dicky sudah diadopsi oleh Agensi Anti Dadah Kebangsaan Malaysia (AADK) ,karena sangat efektif, murah, tanpa obat, dan membuat penagih berhenti mengkonsumsi narkoba dengan cepat.

This slideshow requires JavaScript.

Kang Dicky pernah  menjadi Pengisi acara di beberapa stasiun televisi, antara lain : Mutiara Subuh di ANTV (2002-2003), Sentuhan Qalbu di Trans TV, Dunia Lain di Trans TV sebagai Narasumber  Masih Dunia Lain di Trans7 sebagai Ahli Metafisika yang kemudian mengundurkan diri di episode 19 karena tidak mau ikut merekayasa, Saung Kuliner di ANTV Jawa Barat sebagai ahli gizi.

Kang Dicky Membuat dan membimbing acara pendidikan PRODIGY, yang mendapat juara pertama KPID JABAR AWARD kategori talkshow. PRODIGY adalah sekolah yang didirikannya tahun 2007.

Saat ini, Kang Dicky banyak mendemonstrasikan hasil-hasil percobaan teknologi energi yang dikembangkannya untuk kepentingan umat.

This slideshow requires JavaScript.

Saat ini, Kang Dicky pun berperan sebagai inisiator, deklarator, sekaligus pembina Bandung Untuk NKRI. Inilah program paska deklarasi yang harus kita dukung bersama, karena deklarasi hanyalah langkah awal, langkah selanjutnya adalah jalankan berbagai program untuk kemakmuran masyarakat.



Demikianlah artikel singkat tentang Kang Dicky Zainal Arifin ini. Semoga informasi ini bermanfaat bagi teman-teman pembaca sekalian.

Diolah dari berbagai sumber dan berdasarkan pengamatan langsung di lapangan.

Yayasan Hikmatul Iman

Yayasan Hikmatul Iman Indonesia lahir melalui akta pendirian pada tanggal 20 April 1989 didirikan oleh Dicky Zainal Arifin yang sekaligus sebagai Guru Utama LSBD Hikmatul Iman Indonesia. Pada awalnya lembaga ini bernama Al-Hikmatul Iman, namun dikarenakan menurut tata bahasa dinilai kurang tepat, nama tersebut diganti menjadi Hikmatul Iman yang disingkat HI sebagai nama wadah tempat kita berproses membentuk diri menjadi pribadi ‘khalifah fil ard’. Dengan motto “dalam keimanan dan ketakwaan terdapat kekuatan”

Yayasan Hikmatul Iman Indonesia mengemban misi untuk turut mengembangkan kehidupan pendidikan, sosial dan ekonomi, disamping itu pembinaan mental dan spiritual terhadap generasi muda dilakukan oleh yayasan ini sehingga akhlakul karimah dan ketaatan pribadi muslim tersentuh untuk menciptakan manusia yang cukup mampu ilmu dan amalnya guna pengembangan syi`ar Islam di zaman ini,tidak hanya sebagai agama melainkan sebagai sikap dan pola pikir yang mendasari tiap gerak manusia.

Dalam mendirikan dan membesarkan LSBD Hikmatul Iman Indonesia, Guru Utama dibantu oleh murid-murid pertama perguruan. Mereka adalah anggota-anggota awal perguruan ini yang direkrut melalui sarana diklat (pendidikan dan pelatihan) LSBD HI yang diselenggarakan di jalan Mohamad Toha no. 113. Diklat adalah cara LSBD HI merekrut anggotanya di tahun-tahun awal eksistensinya. Dari hasil diklat A hingga angkatan H inilah didapat murid generasi pertama yang kemudian membantu perkembangan LSBD dengan mendirikan ranting, dimulai dengan pendirian ranting Universitas Islam Nusantara (UNINUS), Jl. Industri, Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) , Sarijadi dan Srimahi.

Pada tahun 1998, tahun ke-9 umur LSBD HI, terjadi perombakan sistem kepengurusan. Yaitu pemisahan antara pengurus bidang administratif dan kepelatihan. Pengurus administratif yang diantara tugasnya adalah : pengelolaan keuangan, pendataan anggota, pembinaan ranting, dll disebut dengan pengurus pusat (PP) dan hal-hal yang berkenaan dengan kepelatihan seperti : pengembangan materi latihan, pengelolaan tenaga kepelatihan, standarisasi ujian, dll disebut dengan Dewan Pelatih (DP) perhatikan bahwa pengertian Dewan Pelatih kini berubah menjadi sebuah lembaga pengelola kepelatihan. Pada saat ini Dewan Pelatih beranggotakan Pelatih Utama (PU), Pelatih (P) dan Asisten Pelatih (AP/Aspel).

Barisan Pelatih Utama beranggotakan Pelatih sebelumnya yang diangkat menjadi PU, sedangkan Pelatih yang baru diangkat (namun tidak seluruhnya) dari anggota dasar 4, Dasar 5, Dasar 6, dan Dasar 7 pada tahun 1998. Selanjutnya guru utama mengangkat asisten pelatih darianggota yang berhasil mencapai tingkat dasar empat pasca pengangkatan pelatih.

Mengenal Sosok Dicky Zainal Arifin

 

Ia memang sosok yang disegani. Dilihat dari kejauhan, tubuhnya yang kekar dan gagah, sekilas nampak seperti sosok yang ditakuti. Namun setelah bertemu muka, senyum dan sapanya yang ramah mencairkan semuanya. Dia lah Dicky Zaenal Arifin, guru utama Lembaga Bela Diri Hikmatul Iman Indonesia. Lewat kekuatan tenaga dalam ia mengobati pasiennya.


 

BAGI Kang Dicky, hidup adalah ibadah. Itulah visi dan misi hidupnya, Untuk mendukung dan mencapai visi misinya tersebut, ayah dari Pertala Maruta Mandraguna dan Reksa Gumarang Kencana ini mendirikan Yayasan Hikmatul Iman Indonesia, 20 April 1989. Dua divisi utamanya Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI) dan Hikmatul Iman Therapy House (HITH) telah berkembang dengan pesat. Dicky yang bertindak sebagai pendiri sekaligus guru utama mengajarkan beberapa materi bela diri berupa tenaga dalam, tenaga metafisika, dan silat.

Sebagai penemu bela diri ini, alumnus Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung ini mengaku mulanya tidak menyadari kalau dirinya memiliki kelebihan-kelebihan tertentu, khususnya dalam tenaga dalam. “Saya tumbuh seperti halnya kebanyakan orang, kalaupun ada hal-hal yang mampu saya lakukan sementara orang lain tidak. Mulanya saya anggap itu sebagai hal wajar,” ungkap Dicky.

Seiring dengan perjalanan waktu, kesadaraan atas kelebihan yang dimilikinya mulai berkembang dalam diri Dicky. Lantas, ia pun berpikir untuk mengaplikasikan kelebihannya itu hingga dapat berguna bagi masyarakat banyak. Dicky pun mulai menggunakan kelebihannya untuk melakukan pengobatan. Secara langsung dia melakukan terapi pada pasien, namun ia mengakuinya juga sebagai sarana latihan.

“Saya melakukannya sekaligus latihan. Jadi kondisi kesehatan saya tetap terjaga di tengah kesibukan sehari-hari, walaupun saya yakin Allah juga memelihara saya,” tukas narasumber “Mutiara Subuh” yang ditayangkan ANTV hingga Oktober 2002 ini.

Setelah menyadari kalau dirinya mampu mengobati penyakit, perlahan-lahan kemampuan bela diri mulai muncul padanya, Ia pun sempat bertanya-tanya dari manakah asal kekuatan yang ia miliki?

Lewat rasa ingin tahu yang besar, pengasuh acara interaktif Aura di Radio Dahlia setiap Selasa malam ini mengamati proses dan reaksi-reaksi yang terjadi dalam tubuhnya sendiri, hingga akhirnya ia sampai pada keseimpulan bahwa di dalam tubuhnya terjadi pergerakan aktif sel-sel yang semakin lama semakin menguat hinga menghasilkan energi. Konsep itulah yang kemudian ia terapkan dalam mengajarkan tenaga dalam pada siswa-siswa yang tergabung di LSBD HI.

“Setiap orang bisa memiliki energi-energi dalam dirinya, tentu saja setelah melalui latihan-latihan tertentu,” jelasnya.

Walaupun latar belakang pendidikannya ilmu sosial, namun penemu teknologi untuk mengaktifkan sel otak ini (brain activator) berhasilkan membuat berbagai temuan hanya dengan bermodal kemampuan kritisnya dalam berpikir dan memahami ayat-ayat Alquran. Ia berhasil menemukan mikroba negatif yang bermanfaat, juga beberapa penemuan tentang gelombang elektromagnetik dan pupuk serta pakan organik.

**

SUATU organisasi tentunya tak lepas dari visi dan misi yang ingin disampaikan pendirinya. Dengan niat ibadah dan menyebarkan kebenaran (alhaq), Dicky menggagas Hikmatul Iman Indonesia sebagai lembaga dakwah yang lebih terorganisasi dan profesional. Ia mengaku dengan mendirikan organisasi membuat arah syiar semakin jelas.

Pria kelahiran Bandung, 22 Maret 1968 ini bertindak sebagai ketua Yayasan Hikmatul Iman memiliki misi utama membina dan mengembangkan syiar Islam disamping membentuk pribadi yang berahlakul karimah, membina mental spiritual generasi muda yang sehat, dan membantu pemerintah dalam melakukan pembangunan nasional baik di bidang pendidikan, sosial ekonomi, dan kesehatan masyarakat.

Kiprahnya yang fenomenal ini membuat dirinya tercatat sebagai salah satu tokoh dalam 101 tokoh “Profil Top Indonesia” yang diterbitkan Pusat Profil dan Biografi Indonesia

Dalam jangka panjang, ia bercita-cita membangun rumah sakit gratis yang diperuntukkan, terutama bagi masyarakat golongan ekonomi menengah bawah. Harapan lainnya adalah mendirikan padepokan sebagai tempat silaturahmi dan menambah syiar Islam serta menambah ikatan persaudaraan.

Lewat kegiatan yang dilakukannya, Dicky berharap di era mendatang umat Islam bangkit kembali meraih kejayaan seperti masa silam, ketika umat Islam memegang kendali atas perkembangan ilmu pengetahuan. “Untuk itu kita perlu terus mengkaji Alquran, sebab di dalam kitab suci ini terkandung semua bentuk ilmu,” ajaknya.

Dicky memang menyumbangkan segenap kemampuan serta kelebihan yang dimilikinya untuk umat. Di balik kelebihan yang dimilikinya, ia bahkan bertanya-tanya, apakah sebagai anugerah atau cobaan? “Bagi saya ini merupakan cobaan, sehingga saya harus mengoptimalkan segala potensi yang saya miliki ini untuk sebaik-baiknya kebutuhan dan kepentingan umat. Walaupun tak jarang feedback-nya buruk dengan munculnya fitnah dan ejekan-ejekan. Maklum saya memahami Islam bukan didapat dari pesantren,” ujarnya

**

DICKY menikahi Risti Aristia Finia 25 Maret 1995, yang juga sama-sama alumnus STKS Bandung. Hanya Risti masuk 2 tahun setelah Dicky mengakhiri studinya. Mereka mengaku hanya kenal tak kurang dari 3 bulan.

Setelah menikah, banyak hikmah yang didapatkannya. Setidaknya alumnus SMU 2 Bandung ini semakin memahami hakikat interaksi sosial. Baginya, sikap ingin menang sendiri tidak boleh muncul dalam keluarga, semuanya memiliki hak dan kewajiban untuk saling melengkapi dan memberi.

Keluarga adalah amanah yang harus dijaga dengan baik. Sesibuk apa pun setiap hari harus ada waktu untuk mereka. “Saya selalu membawa keluarga bila ke luar kota, dan memberikan kompensasi lain bila salah satu anak berhalangan, karena harus sekolah,” tegasnya.

Bagaimana pun keluarga harus yang utama, lanjut Dicky. Sesibuk apa pun, tidak ada alasan untuk mendidik dan melindungi mereka. Mengajarkan kebenaran dan nilai-nilai luhur Islam. Banyak yang sukses dalam karier dan pekerjaan seseorang, namun bila dilihat dari keluarga, belum tentu. Di tengah kesibukannya yang luar biasa, bagaimana Dicky mendidik keluarganya? “Saya berusaha berkomunikasi dengan bahasa masing-masing anggota keluarga. Bila istri saya sukanya shopping, saya juga ikut ketika dia memiliki keinginan untuk itu. Malah yang belanjanya lebih banyak saya. Ha.. ha… ha..,” ujarnya.

Dikcy juga masuk ke dunia anak, misalnya menjadi teman main play stations anaknya, Pertala. Dia mengaku hobi bahkan sering jadi tempat bertanya bila anaknya kesulitan dalam bermain. Begitupun dengan Reksa, Dicky menjadi teman main mandi bolanya, dan mainan-mainan lainnya.

Ketika berkunjung ke rumahnya, Dicky ditemani si bungsu Reksa yang kebetulan baru pulang sekolah playgroup. Pada waktu bersamaan Reksa bercerita tetang istri teman gaibnya. Dicky mengaku anaknya memiliki teman di dunia khayalannya dan dia seakan tampak baginya. Apakah Akang membiarkannya? “Ya, bahkan dia sengaja saya latih dan saya aktifkan otaknya, agar bisa mewarisi kemampuan yang saya miliki. Saya yakin yang ia maksudkan (isti -red) adalah jin,” ujarnya.

Sebenarnya, apa yang dialami anak-anaknya tak lebih sebagai refleksi dari masa lalunya. Dicky juga sebenarnya dianugerahi kemampuan melihat alam gaib sejak kecil. Tak heran bila dalam beberapa kesempatan Dicky diminta untuk menjadi narasumber dalam acara “Dunia Lain”.

*

SAAT ia sekolah di tingkat dasar, Dicky termasuk yang paling berani dan kritis. Ia sering bermasalah dengan guru. Ia berani tampil seorang diri mengajukan protes saat guru sekolahnya melakukan praktik yang menyimpang. Kala itu Dicky menduga guru tersebut memakan uang siswa.

Di SMP dia sering dikeluarkan saat pelajaran karena selalu terlibat adu argumen. Ia menggugat ketidaksesuaian informasi yang diberikan guru dengan buku bacaan yang dipelajarinya.

“Di SMU pun demikian, saya sempat berurusan dengan 3 guru. Saya langganan guru BP, karena sering terlibat debat dengan guru. Saat itu, pendidikan kita masih mengajarkan bahwa guru adalah sumber kebenaran dan segalanya, sehingga hanya patut digugu dan ditiru. Adu argumen menjadi sesuatu yang tidak lazim dilakukan dan dianggap melanggar,” jelasnya.

Karakteristik Dicky ketika kecil ini dilakukan pula oleh anak sulungnya. “Tak jarang saya dipanggil pengajarnya, bahkan ia sekarang pindah sekolah pun karena terlalu sering anak saya berurusan dengan guru. Ia berani protes bila ada yang tidak benar. Banyak referensi dari saya, tetapi berbeda dengan guru,” papar Dicky.

Yang jadi pedoman bagi Pertala adalah orangtua, dan itu yang seharusnya dilakukan oleh orang tua saat ini, lanjutnya. Sehingga tidak kehilangan wibawa dan melepas tanggung jawab pendidikan serta pengajarannya pada sekolah. Bagaimana pun orang tua yang akan dimintai tanggung jawab terhadap apa yang dilakukan anaknya. Sekolah hanya membantu orang tua, bukan sebaliknya.

Sekilas Lanterha The Lemurian Meditation

Lanterha The Lemurian Meditation atau disingkat dengan sebutan LANTERHA atau LTLM merupakan metamorfois dari Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman Indonesia. Lembaga ini bertujuan lebih global dan internasional dari organiasi sebelumnya. Secara badan hukum, LTLM merupakan salah satu dari satuan pelaksana Yayasan Lantera yang bergerak di bidang pengembangan dan eksplorasi kemampuan manusia secara menyeluruh. Metode pelatihan yang diterapkan di LANTERHA telah terbukti membantu jutaan manusia dan memberikan manfaat luas di masyarakat. Dalam istilah lokal, LTLM dikenal juga dengan nama Seni Olah Nafas Lanterha. Orang-orang yang telah terlibat secara aktif  dengan organisasi ini dikenal dengan istilah Lanterhian.

Jika Akang-Teteh tertarik untuk ikut belajar dan berlatih di lembaga ini, silahkan bergabung melalui fitur online yang tersedia,  atau dapat bersilaturahmi ke ranting/satuan latihan kami yang tersebar di beberapa kota. Untuk mendapatkan informasi yang up to date mengenai LTLM, silahkankan follow akun-akun Instagram Lanterha Pusat dan berbagai Ranting Lanterha.

Di era informasi seperti sekarang, kendala waktu, jarak dan biaya yang dihadapi oleh para Lanterhian sedapat mungkin diatasi dengan  kelas online dengan materi-materi khusus yang dibimbing langsung oleh Kang Dicky Zainal Arifin. Kelas online ini menggunakan fitur interactive video streaming yang memungkinkan setiap peserta dapat berinteraksi langsung dengan Pemberi Materi.

Ada 4 kategori LANTÉRIAN :

  1. ZADRAMA: adalah mereka yang belajar semua materi pelajaran seperti ilmu silat, tenaga dalam dan metafisika secara lengkap dan mengikuti tiap jenjang pelatihan. Tingkatan di LSBD HI masih berlaku di LANTÉRHA.
  2. HALÉVA/pengobatan: adalah mereka yang hanya mengikuti ini biasanya untuk kelas kesehatan dan meditasi, juga ketenangan. Segala ilmu pengobatan diajarkan disini sampai mendalam.
  3. ANNARGIA/Energi: adalas kelas untuk mereka yang lebih menyukai tenaga dalam dan daya penghancur. Mereka akan lebih fokus untuk memperdalam tenaga dalam tanpa diganggu ilmu silat dan program lain. Ujiannya pun berbeda.
  4. TARRANT/Silat: kelas ini adalah kelas para petarung dan khusus mempelajari pertarungan juga memperdalam ilmu silat, akan secara khusus dalam penggemblengan mereka. Namun bukan tidak mungkin mereka mengikuti kelas lain dan memilih multi disiplin secara mendalam. Atau hanya mengambil hal yang paling disukai.

ZADRAMA

Ada beberapa tingkatan besar, yaitu:

  1. Pertama tingkatan dasar atau MARATHA (Angin) yang terbagi menjadi sepuluh tingkatan, dari Maratha Heza hingga Maratha Dheza.
  2. Tingkatan kedua adalah BANIALA (Air). Ini memiliki lima bagian dari Baniala Heza sampai Baniala Lhima. Ada pola berlatih khusus juga untuk level ini
  3. Tingkatan ketiga PARTALA (Bumi). Tingkatan ini memiliki tiga pola latihan. Mulai dari Partala Heza sampai Partala Tria
  4. ALGAM (Logam). Tingkatan ini hanya memiliki dua tingkatan. Algam Heza dan Algam Lurha.
  5. ZANNA (Api). Di tingkatan ini hanya ada satu level saja. Dimana semua sudah bisa dipelajari secara mendalam.

 

Kegiatan Latihan :


Ciamis

This slideshow requires JavaScript.

Kuningan

This slideshow requires JavaScript.

Latgab Shadu Soreang

This slideshow requires JavaScript.