You cannot copy content of this page
Apakah ZHUNNDA = SUNDA?

Apakah ZHUNNDA = SUNDA?

Kalau dari segi pengucapan, kata ZHUNNDA memang mendekati SUNDA. Tapi butuh pemikiran dan penelitan mendalam untuk memahami apakah itu sama atau beda. Menurut sebuah dongeng, ZHUNNDA adalah bahasa yang digunakan oleh bangsa LEMURIAN. Konon, bahasa ZHUNNDA merupakan akar dari semua bahasa yang ada di dunia sekarang. Entah kebetulan atau tidak, entah itu pinter-pinternya yang bikin dongeng, …

Continue reading →

Bangsa Atlantis

Bangsa Atlantis

Selama ini kita banyak mendapatkan dongeng tentang Atlantis yang hilang. Film serie Stargate pun salah satunya adalah Stargate-Atlantis. Benua hilang Atlantis diceritakan sebagai peradaban maju yang hilang. Benarkah faktanya demikian? Wallahu alam. Informasi yang berbeda dengan mainstream diceritakan dalam Novel ARKHYTIREMA. Menurut novel ini : Bangsa ATLANTIS dikembangkan setelah Bangsa LEMURIAN. Bangsa Atlantis adalah nenek …

Continue reading →

Si Kabayan

Si Kabayan

Saya belum tahu, siapa orang pertama yang mengarang berbagai dongeng si Kabayan ini. Yang jelas, Si Kabayan merupakan dongeng rakyat tatar pasundan yang diceritakan dari generasi ke genarasi. Si Kabayan tentu saja usianya jauh lebih tua dari Mukidi yang baru lahir kekinian. Tokoh si Kabayan seringkali digambarkan berpenampilan entah lugu, entah bodoh, entah bloon, entah …

Continue reading →

Kisah 4 Mahasiswa Telat Ujian

Alkisah… Ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan. Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan. Mahasiswa A: “Pak, maaf kami telat ikut ujian semester.” mahasiswa B: “Iya pak. Kami berempat naik angkot yg sama dan ban angkot…nya meletus.” …

Continue reading →

Dongeng Mang Émod Jeung Dénsus 88

Dongeng Mang Émod Jeung Dénsus 88

Si Émod ditewak ku polisi gara2na disangka teroris, pedah beungeutna persis pisan jeung beungeut teroris nu aya dina berita2. Tuluy diasupkeun ka penjara. Hiji waktu si Émod narima surat ti bapana, kieu eusi na: “Kémod.., bapa th geus kolot, jaba ayeuna tereh usum melak jagong deuih, manéh kalahkah cicing di penjara, euweuh manéh mah moal aya …

Continue reading →